Edan, Tagihan Isi Ulang Baterai Pemilik Mobil Tesla di China Tembus Rp8,6 Miliar
Senin, 07 Maret 2022 - 20:30 WIB
loading...
A
A
A
Uniknya disebutkan Auto Hindustan Times pemilik mobil listrik itu justru merasa ada yang aneh dengan tagihan itu. Pasalnya dia membeli mobil itu di 2020. Jadi kalau pun dia sering mengisi ulang baterai mobil listrik, tagihannya tidak akan sebesar itu.
Untuk konsumsi daya yang nyaris mencapai 2 gWh, dia harusnya telah melakukan isi ulang sebanyak 32.000 kali. Itu mustahil karena dia baru memiliki mobil di 2020. Lagi pula di saat yang bersamaan dia masih memiliki bonus gratis isi ulang.
Baca juga : Xpander Baru Sampai di Filipina, Harga Termurah Rp285,1 Juta
Setelah dikomplain langsung, Tesla akhirnya memeriksa kembali informasi yang dikirimkan ke aplikasi. Begitu diselidiki ternyata ada kesalahan dari sistem aplikasi bawaan Tesla.
Alhasil sistem itu mengelurkan informasi jumlah konsumsi daya yang harus segera dibayar. Auto Hindustan Times menyebutkan masalah itu akhirnya memang diselesaikan tanpa perlu adanya pembayaran. Hanya saja dikhawatirkan kesalahan yang sama juga dialami oleh pemilik mobil listrik Tesla lainnya.
Untuk konsumsi daya yang nyaris mencapai 2 gWh, dia harusnya telah melakukan isi ulang sebanyak 32.000 kali. Itu mustahil karena dia baru memiliki mobil di 2020. Lagi pula di saat yang bersamaan dia masih memiliki bonus gratis isi ulang.
Baca juga : Xpander Baru Sampai di Filipina, Harga Termurah Rp285,1 Juta
Setelah dikomplain langsung, Tesla akhirnya memeriksa kembali informasi yang dikirimkan ke aplikasi. Begitu diselidiki ternyata ada kesalahan dari sistem aplikasi bawaan Tesla.
Alhasil sistem itu mengelurkan informasi jumlah konsumsi daya yang harus segera dibayar. Auto Hindustan Times menyebutkan masalah itu akhirnya memang diselesaikan tanpa perlu adanya pembayaran. Hanya saja dikhawatirkan kesalahan yang sama juga dialami oleh pemilik mobil listrik Tesla lainnya.
(wsb)
Lihat Juga :