DANA Sediakan Fitur Donasi Tempat Tinggal Bagi Tenaga Medis COVID-19
Sabtu, 25 April 2020 - 12:45 WIB
loading...
Masyarakat bisa mendonasikan uangnya untuk pengadaan tempat tinggal layak bagi tenaga medis yang menangani pasien COVID-19. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Ketersediaan tempat beristirahat yang layak dan memenuhi standar bagi tenaga medis yang bertugas menangani COVID-19 menjadi salah satu isu utama yang harus diantisipasi.
Meskipun sejumlah pemerintah daerah telah menyediakan tempat penginapan khusus bagi tenaga medis yang terlibat dalam penanganan COVID-19, jumlahnya masih perlu terus ditingkatkan. Untuk mewujudkannya, butuh dukungan serta partisipasi masyarakat.
Menurut Susanto, Direktur Nasional Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia, kondisi ketersediaan tempat singgah untuk tenaga medis beristirahat sudah sangat kritikal. Tenaga medis merupakan profesi dengan tingkat kerentanan sangat tinggi untuk terpapar COVID-19 yang disebabkan tingginya tingkat interaksi mereka dengan pasien.
Di tengah penanganan COVID-19, tenaga medis juga memiliki intensitas kerja yang sangat tinggi, serta memerlukan istirahat yang berkualitas. Namun merujuk protokol penanganan COVID-19, prosedur isolasi mandiri menjadi kendala bagi para tenaga medis untuk bisa beristirahat dengan baik.
Untuk memutus rantai penyebaran yang berpotensi menyebar ke keluarga atau masyarakat luas, banyak tenaga medis yang tidak memungkinkan untuk kembali pulang untuk beristirahat di rumahnya masing-masing, tinggal di hotel atau penginapan yang juga dibuka untuk publik umum. Tantangan lainnya, kewajiban untuk selalu siap siaga menjadikan tenaga medis juga harus mempertimbangkan tempat beristirahat yang dekat dari rumah sakit tempatnya bekerja.
Meskipun sejumlah pemerintah daerah telah menyediakan tempat penginapan khusus bagi tenaga medis yang terlibat dalam penanganan COVID-19, jumlahnya masih perlu terus ditingkatkan. Untuk mewujudkannya, butuh dukungan serta partisipasi masyarakat.
Menurut Susanto, Direktur Nasional Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia, kondisi ketersediaan tempat singgah untuk tenaga medis beristirahat sudah sangat kritikal. Tenaga medis merupakan profesi dengan tingkat kerentanan sangat tinggi untuk terpapar COVID-19 yang disebabkan tingginya tingkat interaksi mereka dengan pasien.
Di tengah penanganan COVID-19, tenaga medis juga memiliki intensitas kerja yang sangat tinggi, serta memerlukan istirahat yang berkualitas. Namun merujuk protokol penanganan COVID-19, prosedur isolasi mandiri menjadi kendala bagi para tenaga medis untuk bisa beristirahat dengan baik.
Untuk memutus rantai penyebaran yang berpotensi menyebar ke keluarga atau masyarakat luas, banyak tenaga medis yang tidak memungkinkan untuk kembali pulang untuk beristirahat di rumahnya masing-masing, tinggal di hotel atau penginapan yang juga dibuka untuk publik umum. Tantangan lainnya, kewajiban untuk selalu siap siaga menjadikan tenaga medis juga harus mempertimbangkan tempat beristirahat yang dekat dari rumah sakit tempatnya bekerja.
Lihat Juga :