Perang Pasar Mobil Listrik, Hyundai Gelontorkan Dana Rp239,5 Triliun

Senin, 30 Mei 2022 - 13:00 WIB
loading...
Perang Pasar Mobil Listrik,...
Hyundai berencana menjual 3,23 juta mobil listrik hingga 2030. Foto/IST
A A A
KOREA SELATAN - Perusahaan mobil Korea Selatan Hyundai berencana menggelontorkan dana sebesar USD16,5 miliar atau setara Rp239,5 triliun untuk memproduksi mobil listrik besar-besaran. Dana itu akan digunakan dalam waktu delapan tahun ke depan.

Forbes menyebutkan, grup otomotif yang terdiri dariu Hyundai, KIA dan Genesis itu berencana membuat sebanyak 1,44 juta mobil listrik hingga 2030. Dalam rencana besar-besaran itu Hyundai Motor Group ingin meraih pangsa pasar mobil listrik global sebesar 12 persen. Diharapkan sebanyak 3,23 juta mobil listrik buatan mereka akan terjual di seluruh dunia.

Analis dari Counterpoint, Soumen Mandal mengatakan langkah Hyundai menggelontorkan dana yang sangat besar merupakan jawaban dari tren mobil listrik yang makin tinggi. Saat ini banyak pabrikan di seluruh dunia yang juga telah menggelontorkan yang tak kalah besar.



Perang Pasar Mobil Listrik, Hyundai Gelontorkan Dana Rp239,5 Triliun


"Hyundai tidak mau ketinggalan dengan yang lain. Apalagi saat ini sudah banyak mobil-mobil listrik dari merek lain yang telah beredar," ujar Soumen Mandal.

Pasar mobil listrik memang diprediksi jadi potensi yang sangat besar di 2030. Menurut Market Research pasar mobil listrik akan mencapai nilai USD957 miliar Rp13.893 triliun atau meningkat 24,5 persen dibanding penjualan mobil listrik tahun ini.

Sebelumnya Hyundai juga sudah menggelontorkan dana yang sangat besar, USD5,54 miliar atau setara Rp81,3 triliun untuk membangun pabrik mobil listrik di Amerika Serikat. Investasi besar di Negeri Paman Sam itu digunakan dalam rangka memperkuat dorongan elektrifikasi di pasar paling penting di dunia.



Pengumuman investasi ini bersamaan dengan kunjungan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden saat mengunjungi Korea Selatan. Pabrikan asal Negeri Ginseng ini, berencana untuk memulai pembangunan pabrik kendaraan listrik dan baterai berkapasitas 300 ribu unit per tahun, pada Januari 2023.

Sedangkan produksinya, akan dimulai pada paruh pertama 2025, berdasarkan informasi dari Negara Bagian Georgia.

Pemilihan Georgia sebagai wilayah untuk pabrik baru Hyundai ini, karena kecepatan pasar, tenaga kerja, dan kemampuan negara untuk memenuhi standar netralitas karbon perusahaan.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Porsche Luncurkan Proyek...
Porsche Luncurkan Proyek Percontohan Daur Ulang Baterai Tegangan Tinggi
Tantangan Produsen Mobil...
Tantangan Produsen Mobil Listrik China di Asia Tenggara: Realitas vs. Ambisi
Pabrik Hyundai di Georgia...
Pabrik Hyundai di Georgia Siap Produksi Ioniq 9 Tepat Waktu
China Siap Aliri Energi...
China Siap Aliri Energi dari Luar Angkasa ke Mobil Listrik
Hyundai Siap Memperkenalkan...
Hyundai Siap Memperkenalkan Sistem Infotainment Terbaru Pleos
Jeremy Clarkson Yakin...
Jeremy Clarkson Yakin Bisa Kalahkan Elon Musk Soal Ulasan Buruk Tesla
Hyundai Bangun Pabrik...
Hyundai Bangun Pabrik Baja Rp320 Triliun di Amerika Agar Tetap Cuan Jualan Mobil
Mobil Jepang Dominan:...
Mobil Jepang Dominan: Ini Dia Daftar Mobil Paling Andal 2025 Versi J.D. Power!
Honda Luncurkan Modul...
Honda Luncurkan Modul Sel Bahan Bakar Generasi Terbaru
Rekomendasi
Aksi Solidaritas Jurnalis...
Aksi Solidaritas Jurnalis Kalimantan Selatan untuk Juwita
5 Ruas Tol Trans Sumatera...
5 Ruas Tol Trans Sumatera Digratiskan Selama Arus Balik 2025, Cek Daftarnya
Kena Tarif Impor Trump...
Kena Tarif Impor Trump 32 Persen, Indonesia Butuh Gebrakan
5 Kosakata Bahasa Indonesia...
5 Kosakata Bahasa Indonesia yang Penulisannya Sering Salah
Kabaharkam Polri Imbau...
Kabaharkam Polri Imbau Pemudik di Bakauheni Waspada di Perjalanan
Gubernur Rudy Mas’ud...
Gubernur Rudy Mas’ud Berbagi Kebahagiaan Bersama Rakyat Kaltim
Berita Terkini
Harga Mobil dan Motor...
Harga Mobil dan Motor Bakal Gila-gilaan Akibat Tarif Baru Donald Trump
1 jam yang lalu
CEO XPENG: Mobil Terbang...
CEO XPENG: Mobil Terbang Akan Lebih Banyak Dibeli Dibandingkan Kendaraan Listrik
2 jam yang lalu
Honda Bocorkan Interior...
Honda Bocorkan Interior Prototipe Prelude, Ini Isi Dalamannya
5 jam yang lalu
Audi Kenalkan Supercar...
Audi Kenalkan Supercar Bermesi Diesel, Segini Tenaganya
7 jam yang lalu
AS Umumkan Tarif Baru...
AS Umumkan Tarif Baru Mobil Buatan Luar Negeri Termasuk Indonesia
10 jam yang lalu
Aksi Anti Tesla Meluas,...
Aksi Anti Tesla Meluas, Keamanan Pemilik dan Karyawan Semakin Terancam
12 jam yang lalu
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved