Ini Dia 3 Bus Buatan dalam Negeri yang Kini Tinggal Kenangan

Rabu, 10 Agustus 2022 - 08:00 WIB
loading...
A A A
Pada awal masa produksinya bus Perkasa cukup menyita perhatian publik, dan pesanan pun mulai mengalir dari berbagai instansi pemerintah dan beberapa perusahaan otobus. Bus-bus buatan mereka bahkan sempat diekspor ke Arab Saudi.

Sayang, hal itu tidak bertahan lama karena grup Texmaco yang menaungi bus Perkasa kemudian dipailitkan oleh Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Pada tahun 2004 pabrik kendaraan niaga yang sempat jadi kebanggan Indonesia itu pun akhirnya harus berhenti produksi dan terbengkalai hingga sekarang.

2. Bus Komodo
Ini Dia 3 Bus Buatan dalam Negeri yang Kini Tinggal Kenangan


Siapa sangka Indonesia ternyata pernah membuat bus dalam negeri. Namanya bus Komodo. Ya, jika Anda pernah menggunakan jasa transportasi massal Transjakarta di masa-masa awal dibentuk oleh Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, Anda akan ingat dengan bus-bus yang jadi armada Transjakarta.

Bus-bus itu merupakan karya anak bangsa buatan PT Asia Auto International (AAI). Istimewanya lagi PT AAI juga membuat bus gandeng Transjakarta. Selain bus, karoseri dari bus ini juga merupakan hasil karya anak bangsa yaitu PT. Rahayu Sentosa yang berlokasi di Jalan Sukasari, Bogor, Jawa Barat.

Dalam operasionalnya, bus Komodo buatan PT AAI dijalankan oleh PT Eka Sari Lorena Transport. Hanya saja sejak ada peristiwa terbakarnya bus Komodo di Salemba, Jakarta Pusat, keberadaan bus Komodo kini tidak terasa lagi.

Tentunya dengan skala bisnis dan cakupan rute yang lebih berbeda, Transjakarta juga membutuhkan armada yang baru. Sejak saat itulah bus-bus Komodo dari PT AAI tidak terdeteksi lagi.

Baca juga : Armada Bus Legendaris Lintas Jawa Sumatera dengan Trek Terpanjang

3. Inobus
Ini Dia 3 Bus Buatan dalam Negeri yang Kini Tinggal Kenangan


Inobus dibuat oleh PT INKA. Inobus didesain dan diprediksi di Indonesia. Seperti bus Komodo, bus buatan Madiun, Jawa Timur itu dijadikan armada Transjakarta pada 2011.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1914 seconds (10.101#12.26)