Ini Fungsi Lampu Hazard yang Benar, Jangan Sampai Salah Kaprah

Jum'at, 23 September 2022 - 07:00 WIB
loading...
Ini Fungsi Lampu Hazard yang Benar, Jangan Sampai Salah Kaprah
Fungsi Lampu Hazard banyak disalahgunakan pengemudi mobil terutama saat hujan deras. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Cermati fungsi lampu hazard yang benar. Jangan sampai salah kaprah seperti kebanyakan pengemudi mobil lainnya dan malah membahayakan orang lain.

Ya, saat ini memang masih banyak pengemudi mobil yang salah kaprah saat mengaktifkan lampu hazard. Misalnya saja saat hujan deras, banyak pengemudi mobil, terutama di jalan bebas hambatan, menyalakan lampu hazard.

Tujuannya agar pengemudi mobil yang di belakang bisa mengidentifikasi keberadaan mobilnya. Padahal itu salah besar karena hal itu sangat membahayakan.

Contoh lainnya adalah saat pengemudi mobil ingin berjalan lurus di perempatan. Biasanya mereka mengaktifkan lampu hazard agar pengendara lain tahu kalau mobil itu tidak ke kiri dan ke kanan tapi lurus ke depan.

Baca juga : Spesifikasi dan Harga Wuling Mini EV yang Lebih Terjangkau dibanding Air ev

Padahal itu juga salah besar. Jika memang lurus maka sebaiknya tidak perlu menyalakan lampu hazard. Menurut Rifat Sungkar pembalap nasional sekaligus Brand Ambasador Mitsubishi Indonesia, menyalakan lampu hazard tidak boleh sembarangan, hanya pada momen-momen tertentu saja. Semisal, pada saat mobil berhenti karena kondisi darurat.

“Hazard memberikan sinyal kepada pengguna jalan lain ketika sedang terjadi bahaya. Tapi tolong, penggunaan hazard ini jangan ketika mobilnya sambil berjalan. Sebab, hazard adalah satu-satunya sinyal, di mana mobil belakang harus diberitahu bahwa mobil kita sedang dalam keadaan darurat dan berhenti 0 km/jam,” kata Rifat Sungkar.

Dirinya juga menghimbau agar pengendara mobil tidak ikut-ikutan menggunakan lampu hazard ketika melihat ada kendaraan lain di jalan yang menyalakannya.

“Jadi orang itu kalau nyalakan hazard suka salah, kalau orang lain nyalakan hazard terus kita ikut-ikutan, itu salah. Sebetulnya bukan itu caranya, jadi pastikan jangan diulangi hal seperti itu. Ini juga untuk menambah umur sistem kelistrikan mobil lebih awet,” imbuh dia.

Baca juga : Ini 5 Mobil Anti-Bom Produksi Massal yang Bikin Anda seperti Pemimpin Dunia

Selain itu menyalakan lampu hazard di momen yang tidak tepat bisa membingungkan pengemudi mobil lain terutama yang tepat berada di belakang, sehingga bisa menyebabkan kecelakaan di jalan.

“Ingat hazard digunakan hanya untuk kecepatan 0 km/jam atau berhenti. Jadi kalau ada orang yang pakai hazard di waktu hujan, kemudian mobilnya sambil jalan akan menyebabkan kebingungan selama kita berada di belakang mobil yang menggunakan hazard ,” tutur Rifat.

Pria kelahiran 22 Oktober 1978 ini menyarankan, apabila sedang berkendara mobil di tengah guyuran hujan lebat sebaiknya jangan menyalakan lampu hazard melainkan memperlambat laju kendaraan demi keselamatan sesama penngguna jalan.

“Ketika hujan terjadi kendaraan sebaiknya melambat. Jadi pertahankan kecepatan yang sewajarnya, tergantung curah hujannya,” pungkas Rifat.
(wsb)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1448 seconds (11.97#12.26)