Menunggu Jatah Ratusan Mobil Listrik Bekas KTT G20 Bali

Minggu, 09 Oktober 2022 - 10:06 WIB
loading...
Menunggu Jatah Ratusan...
Presiden Joko Widodo pernah mencoba langsung Genesis G80 Electrified yang akan digunakan di KTT G20 Bali. Foto/DOK.Setpres
A A A
JAKARTA - Ratusan mobil listrik yang dijual di Indonesia akan digunakan di KTT G20 Bali pada November nanti. Saat acara itu berlangsung seluruh peserta KTT G20 memang akan menggunakan kendaraan listrik sebagai bukti keberpihakan pada keberlangsungan lingkungan.

Jumlah kendaraan yang digunakan memang mencapai ratusan. PT Hyundai Motors Indonesia misalnya mengirim 420 lebih mobil listrik untuk KTT G20. Detailnya 120-an unit Genesis G80 Electrified dan 300-an unit Hyundai Ioniq 5.

Begitu juga dengan Wuling Indonesia yang mengirimkan sebanyak 300 unit mobil listrik Wuling Air ev. PT Toyota Astra Motor (TAM) juga tidak mau kalah membawa 143 unit Lexus UX300e.

Banyaknya mobil-mobil listrik yang dikerahkan ke Bali tentu jadi hal yang sangat menarik. Pasalnya mobil-mobil tersebut hanya digunakan selama sepekan.

Bahkan ada beberapa dari kendaraan itu hanya digunakan selama dua hari saja. Terutama mobil-mobil Genesis G80 Electrified yang digunakan oleh para kepala negara yang mengikuti KTT G20.



Menunggu Jatah Ratusan Mobil Listrik Bekas KTT G20 Bali


Lalu bagaimana nasibnya setelah KTT G20 Bali berakhir? Tentu akan sangat menarik jika masyarakat bisa mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan mobil-mobil listrik KTT G20 Bali.

Hanya saja beberapa pabrikan yang ikut serta dalam penyediaan kendaraan listrik KTT G20 Bali memang belum punya keputusan mengenai status kendaraan listrik itu. COO PT Hyundai Motors Indonesia Makmur mengatakan saat ini status Genesis G80 Electrified dan Hyundai Ioniq 5 di KTT G20 Bali adalah pinjaman.

"Statusnya memang pinjaman. Kalau ada pihak pemerintah yang ingin menggunakannya unntuk kepentingan dinas, kita tunggu saja. Kita belum putuskan akan diapakan, apakah memang bisa dibeli oleh masyarakat atau ada pilihan lain," ucap Makmur.

Hal yang sama juga diungkap Danang Wiratmoko, Product Planning Wuling Motors. Menurutnya pihak Wuling belum memutuskan nasib Wuling Air ev setelah pelaksanaan KTT G20 Bali selesai.



Menunggu Jatah Ratusan Mobil Listrik Bekas KTT G20 Bali


Menurutnya hingga kini Wuling masih fokus melakukan pengadaan Wuling Air ev untuk KTT G20 dan yang telah dipesan oleh masyarakat.

"Kami belum memutuskannya untuk apa karena memang nanti ada ketentuan yang dikeluarkan pemerintah mengenai status kendaraan itu," jelasnya.

Peluang masyarakat untuk mendapatkan mobil listrik bekas KTT G20 Bali sebenarnya memang sedikit tipis. Pasalnya Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan ada kemungkinan kendaraan listrik bekas KTT G20 di Bali bakal dialih fungsikan menjadi kendaraan dinas pejabat pemerintah setelah acara selesai.

Ya nanti ada kendaraan yang mungkin akan digunakan atau mungkin yang dijual dan dilihat kebutuhannya mana yang harus digunakan, mana yang harus yang dijual kepada pihak swasta," kata Ma'ruf Amin.

"Itu nanti akan diatur, kan ada berbagai jenis kendaraan. Ada kendaraan yang mewah, ada yang sedang, itu nanti sudah ada rencana seperti apa pembagiannya," sambung dia.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Impor Trump Jadi...
Tarif Impor Trump Jadi Mimpi Buruk Industri Otomotif China
Porsche Luncurkan Proyek...
Porsche Luncurkan Proyek Percontohan Daur Ulang Baterai Tegangan Tinggi
Tantangan Produsen Mobil...
Tantangan Produsen Mobil Listrik China di Asia Tenggara: Realitas vs. Ambisi
Pabrik Hyundai di Georgia...
Pabrik Hyundai di Georgia Siap Produksi Ioniq 9 Tepat Waktu
China Siap Aliri Energi...
China Siap Aliri Energi dari Luar Angkasa ke Mobil Listrik
Jeremy Clarkson Yakin...
Jeremy Clarkson Yakin Bisa Kalahkan Elon Musk Soal Ulasan Buruk Tesla
Mobil Jepang Dominan:...
Mobil Jepang Dominan: Ini Dia Daftar Mobil Paling Andal 2025 Versi J.D. Power!
Honda Luncurkan Modul...
Honda Luncurkan Modul Sel Bahan Bakar Generasi Terbaru
Pabrikan China Siap...
Pabrikan China Siap Bantu Indonesia Bikin Mobil Nasional
Rekomendasi
Ditampar Tarif Impor...
Ditampar Tarif Impor Baru Trump, IHSG Diramal Ambruk Lagi ke 6.150
Prabowo Melayat Uskup...
Prabowo Melayat Uskup Emeritus Mgr Petrus Turang di Gereja Katedral
Mathew Baker Target...
Mathew Baker Target Lolos Fase Grup Piala Asia U-17 dan Jaga Clean Sheet
Mantan Penerjun Payung...
Mantan Penerjun Payung Milier Siap Ukir Sejarah di Arena Tinju Bare Knuckle
Jadi Senjata China Lawan...
Jadi Senjata China Lawan Tarif Impor, AS Bidik 140 Perusahaan Chip
Update Arus Balik Lebaran,...
Update Arus Balik Lebaran, Jalur Pantura Cirebon Macet Parah
Berita Terkini
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Diberlakukan, Hyundai Menang Telak
1 jam yang lalu
Ducati Desmo450 MX Mesin...
Ducati Desmo450 MX Mesin 1 Silender 449cc dengan Bobot Ringan
3 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Bakal Kubur Niat Orang Beli Mobil Baru
4 jam yang lalu
BYD Salip Tesla di Eropa,...
BYD Salip Tesla di Eropa, Penjualan di Q1 2025 Naik 60 Persen
5 jam yang lalu
Toyota GR Supra Final...
Toyota GR Supra Final Edition Bakal Jadi Model Perpisahan
5 jam yang lalu
Jadi Sasaran Serangan,...
Jadi Sasaran Serangan, Pabrik Tesla Sediakan Tempat Bersembunyi Karyawan
7 jam yang lalu
Infografis
Ditolak AS dan Eropa,...
Ditolak AS dan Eropa, Mobil Listrik China Incar Asia Tenggara
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved