Terlalu Lama Diparkir, Ban Mobil Bisa Mengalami Flat Spot

Senin, 24 Oktober 2022 - 09:00 WIB
loading...
Terlalu Lama Diparkir,...
Flat spot adalah kondisi di mana ban yang bersentuhan langsung dengan tanah akan mengalami kerusakan atau keausan. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Mobil yang lama tak digunakan bukan berarti aman tidak ada masalah. Jika terlalu lama tidak digunakan, ban yang bersentuhan langsung dengan tanah akan mengalami kerusakan karena terlalu lama menopang bodi mobil. Fenomena ini disebut flat spot . Apa peyebabnya?

Flat spot merupakan kondisi di mana ban yang bersentuhan langsung dengan tanah akan mengalami kerusakan atau keausan. Sebab, terlalu lama berada pada posisi yang sama. Cuaca dan suhu tempat penyimpanan pun menjadi penyebab berkurangnya tekanan udara yang ada di dalam ban.

Flat spot bisa dialami seluruh jenis ban. Gejala yang dapat dilihat, biasanya terjadi perubahan bentuk pada ban, di mana posisi ban yang menyentuh tanah akan lebih lurus.

Sedangkan gejala yang terasa, biasanya saat mobil kembali digunakan, pengemudi akan merasa ada ganjalan karena ban berputar dengan tidak mulus.
Ketika terjadi flat spot, pengemudi harus mengetahui cara mengatasinya. Ada dua jenis flat spot, yaitu permanen dan sementara.

Jika ban termasuk pada jenis flat spot permanen, maka jalan yang harus ditempuh untuk memperbaikinya ialah dengan mengganti dengan ban yang baru.
Namun jika hanya terjadi flat spot sementara, maka tidak perlu diganti, ban akan kembali seperti semula setelah berkendara dan terjadi kenaikan suhu menjadi lebih panas.

Beberapa cara bisa dilakukan untuk menghindari flat spot. Pertama, pasang penyanggah. Penyanggah ban dapat membuah ban tetap bertahan pada bentuk aslinya. Tekanan udara pada ban pun akan tetap terjaga.

Terlalu Lama Diparkir, Ban Mobil Bisa Mengalami Flat Spot

Tampak alat yang digunakan untuk mencegah flat spot. Foto: ist

Kedua, panaskan kendaraan. Memanaskan kendaraan bisa menyebabkan kenaikan pada suhu ban dan ruang penyimpanan kendaraan. Cara lain, agar mesin dan ban tetap terawat, bisa pula dengan membawa kendaraan berkeliling.

Ketiga, naikkan tekanan angin. Sebelum meninggalkan kendaraan Anda di parkiran dalam waktu yang lama, naikkan tekanan angin hingga kurang lebih 3 PSI, atau sesuai dengan yang ditentukan oleh pabrik.

Keempat, cek tekanan angin. Tekanan angin pun perlu dicek secara berkala. Hal ini bertujuan untuk memantau tekanan angin agar selalu berada di ukuran yang tepat, dan tidak terlalu rendah.

BACA JUGA: Pasar Game di Indonesia Puluhan Triliun, tapi Kita Hanya Jadi Konsumen

Kelima, cek keausan ban. Keausan ban dapat dicek pada simbol tread wear indicator (TWI). Kekurangan angin pun dapat memicu keausan ban. Pengecekan dapat dilakukan berkala dalam rentang seminggu sekali.

Pada dasarnya, sebelum menggunakan kendaraan, memang harus mengecek dengan teliti bagian mana yang bermasalah untuk segera diperbaiki, agar saat dibawa berkendara tetap dalam kondisi yang sehat dan terawat, terlebih jika sudah lama tidak digunakan.

MG/Sekar RahmadianaIhsan
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mudik Aman dan Nyaman?...
Mudik Aman dan Nyaman? Ini Tips Bridgestone Indonesia untuk Kendaraan Hybrid
Awas Aquaplaning! Jangan...
Awas Aquaplaning! Jangan Nekat Terabas Hujan, Cek Komponen Vital Mobil Ini atau Nyawa Taruhannya!
Rintihan Misterius dari...
Rintihan Misterius dari Kolong Mobil dan Sensasi Berkendara Serasa Naik Kuda: Tanda Kaki-kaki Mobil Rusak!
Penyebab Lampu Mobil...
Penyebab Lampu Mobil Redup Sebelah dan Cara Mengatasinya
5 Warna Mobil Anti Ribet:...
5 Warna Mobil Anti Ribet: Tahan Lama dan Mudah Dirawat, Cocok Buat Pemula!
Simak Tips Jitu Beli...
Simak Tips Jitu Beli Mobil Pertama untuk Gen Z, Ini 5 Hal yang Wajib Diperhatikan
Puluhan Mobil Parkir...
Puluhan Mobil Parkir Liar di Sekitar Monas, Bannya Dikempesi Dishub
Momen Tegang Anak Perempuan...
Momen Tegang Anak Perempuan Latihan Mengemudi dengan Ayah, Warganet: Kesabarannya Setipis Tisu
Gasak Uang Rp310 Juta,...
Gasak Uang Rp310 Juta, 4 Gerombolan Modus Gembos Ban di Bogor Dibekuk
Rekomendasi
Indonesia Targetkan...
Indonesia Targetkan 50% Bahan Bakar Pesawat Pakai Minyak Jelantah di 2060
Update Kebakaran TPA...
Update Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang, Titik Api Tersisa 30 Persen
Sidang Lengkap IV Dewan...
Sidang Lengkap IV Dewan Hisbah 2026, Ketum Persis: Fatwa Harus Jadi Solusi Umat
Berita Terkini
Risiko Berkendara Jarak...
Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Mobil Listrik Selain Kehabisan Baterai
Dituduh Meniru Porsche...
Dituduh Meniru Porsche Taycan, Bos MG Kehilangan Muka
Baojun Yep Plus: SUV...
Baojun Yep Plus: SUV Kotak Listrik Mirip Suzuki Jimny Harga Rp200 Jutaan
Baojun Huajing S: Wuling...
Baojun Huajing S: Wuling Bikin Kejutan dengan SUV yang Mendekati Kelas Range Rover
Melihat Langsung Dapur...
Melihat Langsung Dapur Perakitan Baterai Wuling di Liuzhou China!
Satu-satunya di China!...
Satu-satunya di China! Ini Isi Laboratorium Rahasia Wuling yang Jarang Dilihat Masyarakat Umum
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved