Gabungkan AI dan Konektivitas Data, Toyota Lahirkan i-Series Concept

Kamis, 26 Oktober 2017 - 18:15 WIB
Gabungkan AI dan Konektivitas...
Gabungkan AI dan Konektivitas Data, Toyota Lahirkan i-Series Concept
A A A
TOKYO - Raksasa automotif Jepang, Toyota Motor Corp. (TMC). menilai mobilitas merupakan hal penting. Karenanya, TMC terus berinovasi dengan mengembangkan mobil berteknologi mutakhir yang mampu membantu mobilitas manusia.

Saat ini teknologi yang dikembangkan penguasa pasar automotif dunia itu yakni artificial intelligence (AI) dan konektivitas data. Dua teknologi itu ditanam di tiga varian i-Series Concept, yakni Concept-i, i-Walk, dan i-Ride.

Concept-i adalah mobil yang mampu menangkap pikiran pengemudi dan mengurangi risiko kecelakaan. Selain itu, mobil ini dapat memahami hobi pengemudi. Sementara i-Walk didesain bisa dioperasikan di jalur pedesterian.

Gabungkan AI dan Konektivitas Data, Toyota Lahirkan i-Series Concept


Sementata i-Ride merupakan mobil yang ramah terhadap penyandang disabilitas dan mampu diakses dengan mudah oleh pengguna kursi roda. Tiga varian i-Series itu dilengkapi dengan teknologi AI bernama Yui yang membuat mobil seakan menjadi sahabat pemiliknya.

"Teknologi ini hanya bisa berjalan dengan dukungan konektivitas data. Karena itu, awal tahun depan, kami merilis Crown baru yang berbasis dilengkapi modul data dan koneksi yang terhubung dengan Mobility Service Platform," tutur Executive Vice President TMC Didier Leroy di ajang Tokyo Motor Show (TMS) 2017 di Tokyo Big Sight, baru-baru ini.

Gabungkan AI dan Konektivitas Data, Toyota Lahirkan i-Series Concept


Toyota, lanjut dia, juga menyiapkan autonomous cars di mana mobil bisa dikendarai tanpa kontrol dari pengemudi. Toyota mengusung platform teknologi buatan NVIDIA Drive PX yang ditanamkan pada autonomous cars yang diproduksinya.

Kecerdasan buatan ini akan dikembangkan untuk keperluan Toyota membangun mobil otonom. "Ada dua mode berkendara Chauffeur dan Guardian," ungkap Leroy.

Gabungkan AI dan Konektivitas Data, Toyota Lahirkan i-Series Concept


Dengan Chaffeur, mobil dapat melakukan semua tugas berkendara, sehingga semua orang nantinya bisa mengendarai mobil tanpa memegang setir. Sedangkan mode Guardian mengombinasikan keahlian manusia dan mesin untuk membuat berkendara lebih aman dan nyaman. "Dua mode itu merupakan pengembangan sistem keamanan di mana pengemudi dan mobil menjadi rekan setim," paparnya.
(mim)
Berita Terkait
VW Punya Mobil Listrik...
VW Punya Mobil Listrik Mungil Tangguh, tapi Gagal Masuk Dapur Produksi
Toyota Hadirkan Mobil...
Toyota Hadirkan Mobil Konsep Van Baru, Terlihat Liar, Aneh, dan Futuristik
Toyota Pamerkan Mobil...
Toyota Pamerkan Mobil Konsep EPU, Truk Pikap Bertenaga Listrik
Penjualan Mobil Premium...
Penjualan Mobil Premium Laris Manis, BMW Bawa Dua Mobil Listrik Lagi ke Indonesia
China Hadirkan SUV Baru...
China Hadirkan SUV Baru Penantang Toyota Land Cruiser
Next-Gen BMW PHEV Bisa...
Next-Gen BMW PHEV Bisa Melaju Hingga 100 Kilometer
Berita Terkini
BMW iX xDrive45, Kemewahan...
BMW iX xDrive45, Kemewahan Sunyi Seharga Rp2,6 Miliar
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
BAIC Pasang Strategi...
BAIC Pasang Strategi Agresif di Indonesia, DP 10%, Potongan Rp50 Juta
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
Toyota Fortuner Generasi...
Toyota Fortuner Generasi Terbaru Resmi Diperkenalkan, Ini Tampangnya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved