Pengacara Ghosn Minta Pembebasan Bersyarat

Selasa, 23 April 2019 - 08:13 WIB
Pengacara Ghosn Minta...
Pengacara Ghosn Minta Pembebasan Bersyarat
A A A
Kejaksaan Jepang mengajukan dakwaan baru pada mantan Chairman Nissan Motor Co Ltd Carlos Ghosn.

Ghosn didakwa melakukan pelanggaran kepercayaan dalam dakwaan keempat terhadapnya. Para pengacara Ghosn segera mengajukan pembebasan bersyarat untuk kliennya.

Dakwaan itu muncul pada hari saat masa penahanan terbaru Ghosn akan berakhir. Ghosn keluar dari tahanan dengan jaminan saat otoritas menahannya untuk keempat kali pada 4 April atas dakwaan dia memperkaya diri sendiri yang merugikan Nissan hingga USD5 juta.

“Kami yakin bahwa kami memiliki bukti untuk berhasil mengusut semua empat kasus itu,” papar seorang pejabat dari kantor kejaksaan Jepang setelah dakwaan baru itu diumumkan, kemarin.

Ghosn menyangkal semua tuduhan itu, termasuk tuduhan menyembunyikan total pendapatannya. Dia pun menuding para mantan mitranya menusuknya dari belakang. Ghosn menyebut mereka sebagai para pesaing yang ingin mengacaukan aliansi lebih dekat antara Nissan dan pemegang saham utamanya Renault SA asal Prancis.

Kasus itu mengguncang industri automotif global dan menunjukkan ketatnya sistem yudisial Jepang. Sesuai hukum di Jepang, kejaksaan dapat menahan para tersangka hingga 22 hari tanpa dakwaan dan menginterogasi terdakwa tanpa kehadiran pengacaranya. Sesuai ketentuan ini, kejaksaan telah menuntut atau melepasnya kemarin.

Menurut dakwaan terbaru, Ghosn mengakibatkan Nissan merugi hingga USD5 juta sejak Juli 2017 hingga Juli 2018. Selama periode itu, kejaksaan menuduh dua pembayaran terpisah sebesar USD5 juta dilakukan dari rekening anak usaha Nissan ke rekening dealership luar negeri. Total USD5 juta itu kemudian ditransfer dari rekening dealership itu ke rekening lain di mana Ghosn memiliki bagian.

Nissan menyatakan pihaknya telah mengajukan gugatan kriminal terhadap Ghosn terkait masalah itu. Menurut Nissan, beberapa pembayaran luar negeri itu diperintahkan oleh Ghosn untuk memperkaya dirinya sendiri.

“Pembayaran itu tidak perlu dari sudut pandang bisnis. Tindakan semacam itu sepenuhnya tak dapat diterima dan Nissan menuntut pinalti yang tegas,” papar pernyataan Nissan, dilansir Reuters.

Tim pengacara berharap Ghosn dapat dibebaskan dari tahanan dengan jaminan. “Pengadilan akan menetapkan keputusannya terkait permintaan pembebasan bersyarat pada hari ini,” ujar kepala tim pengacara Ghosn, Junichiro Hironaka. (Syarifudin)
(nfl)
Berita Terkait
Goyang Suzuki Ignis,...
Goyang Suzuki Ignis, Nissan Siap Kenalkan SUV Kecil 1.000cc
Nissan Versa Facelift...
Nissan Versa Facelift Siap Bersaing di Pasar Sedan AS
Nissan Resmi Ubah Logo...
Nissan Resmi Ubah Logo Jadi NI, Ini Artinya
Produksi Honda Power...
Produksi Honda Power Products Sentuh 300 Ribu Unit
TVS Motor Company Sukses...
TVS Motor Company Sukses Mengakuisisi 75% Saham SEMG
Ini Penantang R25 dan...
Ini Penantang R25 dan Ninja, Suzuki Bakal Hadirkan Gixxer 250
Berita Terkini
Bentley Gunakan Suara...
Bentley Gunakan Suara Drum untuk Gantikan Suara V8 di EV Pertamanya
Geely Pamer Performa...
Geely Pamer Performa dan Inovasi di Sirkuit Mandalika, Begini Sensasinya
Pre-Book Coolray, SUV...
Pre-Book Coolray, SUV ICE Geely Pertama di Indonesia Resmi Dibuka
Dukung Implementasi...
Dukung Implementasi BBM B50, Diesel System Clean Dikenalkan
Rasakan Ragam Fitur...
Rasakan Ragam Fitur Fungsional dan Teknologi New Xforce dan New Xforce HEV
Riset Deloitte Bongkar...
Riset Deloitte Bongkar Alasan Mengapa Orang Indonesia Belum Move On dari Mobil Bensin
Infografis
NASA Minta Penduduk...
NASA Minta Penduduk Bumi Siaga 1, Kondisi Alam Semesta Tak Stabil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved