Baterai Mobil Listrik Nikel versus Lithium, Mana yang Lebih Unggul?
Jum'at, 02 Februari 2024 - 09:48 WIB
Tak hanya memiliki segudang kelebihan, baterai LFP juga banyak kekurangan, antara lain:
Baterai LFP memiliki kepadatan energi yang lebih rendah dibandingkan jenis baterai lithium-ion lainnya. Ini berarti baterai LFP membutuhkan ruang yang lebih besar untuk menyimpan energi yang sama.
Meskipun lebih stabil secara termal, baterai LFP dapat mengalami penurunan performa pada suhu yang sangat tinggi atau rendah.
Meski lebih hemat biaya dalam jangka panjang, harga awal baterai LFP bisa lebih mahal dibandingkan dengan beberapa jenis baterai lithium-ion lainnya.
Tak kalah dengan LFP, Baterai Lithium-Ion berbasis Nikel Mangan Cobalt (NMC) dan Nickel Cobalt Aluminum Oxide (NCA) juga memiliki sederet keunggulan, antara lain:
Keunggulan Baterai Nikel Mangan Cobalt (NMC)
1. Kepadatan energi lebih rendah
Baterai LFP memiliki kepadatan energi yang lebih rendah dibandingkan jenis baterai lithium-ion lainnya. Ini berarti baterai LFP membutuhkan ruang yang lebih besar untuk menyimpan energi yang sama.
2. Performa pada suhu ekstrim
Meskipun lebih stabil secara termal, baterai LFP dapat mengalami penurunan performa pada suhu yang sangat tinggi atau rendah.
3. Harga awal lebih tinggi
Meski lebih hemat biaya dalam jangka panjang, harga awal baterai LFP bisa lebih mahal dibandingkan dengan beberapa jenis baterai lithium-ion lainnya.
Keunggulan dan Kekurangan Baterai Nikel
Tak kalah dengan LFP, Baterai Lithium-Ion berbasis Nikel Mangan Cobalt (NMC) dan Nickel Cobalt Aluminum Oxide (NCA) juga memiliki sederet keunggulan, antara lain:
Keunggulan Baterai Nikel Mangan Cobalt (NMC)
Lihat Juga :