Lewat Website Resmi, Pegadaian Buka Rekrutmen Penyandang Disabilitas
Jum'at, 04 September 2020 - 01:14 WIB
8. Mampu mengoperasikan program Microsoft Office.
9. Disabilitas yang diterima adalah tunadaksa atau penyandang cacat pada salah satu bagian tubuh.
Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian (Persero), R Swasono Amoeng Widodo, mengatakan, perseroan menjunjung tinggi prinsip-prinsip GCG di antaranya prinsip keadilan dengan melakukan rekrutmen secara transparan dan profesional.
“Rekrutmen penyandang disabilitas ini membuktikan bahwa perusahaan menghargai kesetaraan. Siapapun warga negara Indonesia yang memenuhi syarat-syarat profesionalitas mempunyai kesempatan yang sama untuk berkarir di Pegadaian. Selain menjadi bentuk kepatuhan terhadap regulasi, perusahaan sangat mendukung program SDM Unggul Indonesia Maju,” tuturnya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/9/2020).
Lebih lanjut Amoeng menjelaskan, proses rekrutmen ini dilakukan secara mandiri, tidak bekerja sama dengan perusahaan travel manapun dan tidak dipungut biaya. Masyarakat juga diminta hati-hati dan waspada jika terdapat pihak-pihak yang mengaku sebagai panitia dan meminta sejumlah uang. "Panitia juga tidak melayani komunikasi dengan menggunakan nomor handphone pribadi," ujarnya mengingatkan. (Baca juga: Tentara Lebanon Temukan 4,35 Ton Amonium Nitrat Dekat Lokasi Ledakan Beirut )
9. Disabilitas yang diterima adalah tunadaksa atau penyandang cacat pada salah satu bagian tubuh.
Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian (Persero), R Swasono Amoeng Widodo, mengatakan, perseroan menjunjung tinggi prinsip-prinsip GCG di antaranya prinsip keadilan dengan melakukan rekrutmen secara transparan dan profesional.
“Rekrutmen penyandang disabilitas ini membuktikan bahwa perusahaan menghargai kesetaraan. Siapapun warga negara Indonesia yang memenuhi syarat-syarat profesionalitas mempunyai kesempatan yang sama untuk berkarir di Pegadaian. Selain menjadi bentuk kepatuhan terhadap regulasi, perusahaan sangat mendukung program SDM Unggul Indonesia Maju,” tuturnya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/9/2020).
Lebih lanjut Amoeng menjelaskan, proses rekrutmen ini dilakukan secara mandiri, tidak bekerja sama dengan perusahaan travel manapun dan tidak dipungut biaya. Masyarakat juga diminta hati-hati dan waspada jika terdapat pihak-pihak yang mengaku sebagai panitia dan meminta sejumlah uang. "Panitia juga tidak melayani komunikasi dengan menggunakan nomor handphone pribadi," ujarnya mengingatkan. (Baca juga: Tentara Lebanon Temukan 4,35 Ton Amonium Nitrat Dekat Lokasi Ledakan Beirut )
(iqb)
Lihat Juga :