Raksasa Otomotif Eropa Kibarkan Bendera Putih Hadapi Gempuran Mobil Listrik Murah China

Sabtu, 13 September 2025 - 19:25 WIB
Francois Provost, CEO Renault, bahkan memberikan penghormatan tertinggi kepada para rivalnya.

"Pesaing kami dari China adalah yang terbaik di kelasnya, kami telah menggunakan mereka sebagai tolok ukur," ujarnya. Sebuah pernyataan yang tak terpikirkan satu dekade lalu, kini menjadi cerminan dari pergeseran kekuatan yang fundamental di industri otomotif global.

Sebuah Era Baru Telah Dimulai

Pengakuan blak-blakan dari para petinggi industri otomotif Eropa ini bukanlah sekadar keluhan bisnis. Ini adalah sebuah lonceng kematian bagi sebuah era. Era di mana dominasi Eropa di dunia otomotif dianggap sebagai sebuah kepastian kini telah berakhir.

"Reorientasi" yang diucapkan oleh Oliver Blume bukan lagi sekadar tentang mendesain mobil baru. Ini adalah sebuah proses yang menyakitkan untuk menemukan kembali jati diri, sebuah perjuangan untuk bertahan hidup di tengah lanskap baru yang didikte oleh kecepatan dan efisiensi para penantang dari China. Para raja otomotif dari masa lalu kini dipaksa untuk belajar, beradaptasi, atau berisiko tergilasolehzaman.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!