Tesla Model 3, Mobil Listrik yang Hampir Bikin Elon Musk Jatuh Miskin
Jum'at, 08 Januari 2021 - 17:34 WIB
Nasib buruk tidak berhenti, Tesla kemudian dibelit hutang sebesar USD10 miliar atau setara Rp183,1 triliun. Berupaya melunasi hutang, Elon Musk mencoba mengajukan kredit baru. Hanya saja saat itu status kredit Tesla justru lagi downgrade karena memang kondisi keuangan yang tidak sehat alhasil Elon Musk harus berdarah-darah mencari cara menyelamatkan Tesla. Termasuk berupaya menjual Tesla ke Apple yang malah dicuekin oleh CEO Apple, Tim Cook. "Bisa dikatakan waktu itu adalah waktu-waktu neraka yang pernah saya rasakan," ujar Elon Musk. (Baca juga : Elon Musk Pernah Ingin Jual Tesla ke Apple dengan Harga Murah )
Sadar tidak ada yang bisa membantu, Elon Musk akhirnya kembali berusaha meyakinkan dirinya bahwa dia mampu melewati tantangan tersebut. Dia kemudian mencoba menyederhanakan masalah yang harus dia pecahkan yakni kemampuan produksi yang rendah.
Dia sadar yang dibutuhkan bukanlah robot-robot melainkan jalur produksi baru agar kapasitas produksi meningkat. Hanya saja dengan kondisi yang serbasusah dia tidak punya kemampuan untuk menambah jalur produksi yang canggih. Namun hal itu tidak jadi soal buat Elon Musk yang penting bagi dia adalah Tesla punya jalur produksi baru.
Dia pun kemudianmembanguntenda besar yang ada di lahan parkir pabrik Gigafactory. Gambarannya mirip dengan tenda-tenda besar tentara Amerika yang ada di lokasi perang. Elon Musk bahkan sangat bangga dengan tenda tersebut sampai diunggah ke akun Twitter resmi miliknya. "Gila, saya tidak pernah melihat hal seperti ini. Saya pikir orang melihat hal seperti itu di kawasan militer saja," ucap Max Warburton, analis dari Sanford C. Bernstein & Co.
Sadar tidak ada yang bisa membantu, Elon Musk akhirnya kembali berusaha meyakinkan dirinya bahwa dia mampu melewati tantangan tersebut. Dia kemudian mencoba menyederhanakan masalah yang harus dia pecahkan yakni kemampuan produksi yang rendah.
Dia sadar yang dibutuhkan bukanlah robot-robot melainkan jalur produksi baru agar kapasitas produksi meningkat. Hanya saja dengan kondisi yang serbasusah dia tidak punya kemampuan untuk menambah jalur produksi yang canggih. Namun hal itu tidak jadi soal buat Elon Musk yang penting bagi dia adalah Tesla punya jalur produksi baru.
Dia pun kemudianmembanguntenda besar yang ada di lahan parkir pabrik Gigafactory. Gambarannya mirip dengan tenda-tenda besar tentara Amerika yang ada di lokasi perang. Elon Musk bahkan sangat bangga dengan tenda tersebut sampai diunggah ke akun Twitter resmi miliknya. "Gila, saya tidak pernah melihat hal seperti ini. Saya pikir orang melihat hal seperti itu di kawasan militer saja," ucap Max Warburton, analis dari Sanford C. Bernstein & Co.
Lihat Juga :