Pabrikan Mobil Eropa Kerepotan Ikuti Selera Konsumen China
Rabu, 13 Oktober 2021 - 07:00 WIB
Uniknya tuntutan itu justru dipenuhi oleh perusahaan rintisan mobil listrik asli China seperti Xpeng dan NIO serta perusahaan otomotif China, BYD. Saat ini beberapa mobil buatan mereka sudah dilengkapi dengan mikrofon untuk berkaraoke.
NIO contohnya memiliki aplikasi bernama WeSing di mobil mereka. Aplikasi itu berisi 10 juta lagu yang bisa diakses selama di dalam mobil. Tentunya NIO juga menyediakan beberapa mikrofon di mobil mereka yang bisa dibeli melalui NIO Life Store.
Baca juga : Kiamat Buat Buruh, Nissan Hadirkan Pabrik Pintar Pembuat Mobil 100 Persen Robot
"Kami melihat ini sebagai tantangan. Konsumen China meman yang paling menuntut ketika berurusan dengan teknologi digital di mobil," ujar Christophe Grote, BMW Digital Car Chief.
Sampai saat ini BMW memang belum benar-benar ingin merealisasikan keinginan masyarakat China untuk berkaraoke di mobil BMW. Hanya saja mereka mau memenuhi keinginan lainnya seperti membayar parkir melalui mobil dan berupaya terus mengembangkan sistem konektivitas.
NIO contohnya memiliki aplikasi bernama WeSing di mobil mereka. Aplikasi itu berisi 10 juta lagu yang bisa diakses selama di dalam mobil. Tentunya NIO juga menyediakan beberapa mikrofon di mobil mereka yang bisa dibeli melalui NIO Life Store.
Baca juga : Kiamat Buat Buruh, Nissan Hadirkan Pabrik Pintar Pembuat Mobil 100 Persen Robot
"Kami melihat ini sebagai tantangan. Konsumen China meman yang paling menuntut ketika berurusan dengan teknologi digital di mobil," ujar Christophe Grote, BMW Digital Car Chief.
Sampai saat ini BMW memang belum benar-benar ingin merealisasikan keinginan masyarakat China untuk berkaraoke di mobil BMW. Hanya saja mereka mau memenuhi keinginan lainnya seperti membayar parkir melalui mobil dan berupaya terus mengembangkan sistem konektivitas.
(wsb)
Lihat Juga :