Lapisan Es Kian Menipis, Suhu di Antartika Naik 1,8 Derajat Celsius
Sabtu, 04 Juli 2020 - 12:10 WIB
“Sayamemiliki hasrat untuk memahami cuaca dan daya tarik kekuatan dan ketidakpastiannya sejauh yang saya ingat,” kata Clem, dikutip dari Sciencedaily .
Clem menceritakan pengalamannya, yaitu dia dapat mempelajari semua tentang Antartika dan iklim Belahan Selatan, selama bekerja dengan Fogt. Lebih khusus dia belajar bagaimana Antartika Barat bisa memanas dan lapisan esnya menipis yang berkontribusi pada kenaikan permukaan air laut.
“Saya juga belajar bahwa Antartika mengalami beberapa cuaca yang paling ekstrem dan variabilitas di planet ini, dan karena lokasinya yang terpencil, kita sebenarnya tahu sedikit tentang benua itu. Jadi ada kejutan dan hal-hal baru untuk dipelajari tentang Antartika setiap tahun,” katanya. (Baca juga: Rentetan Fenomena Alam di Juli 2020 dari Gerhana hingga Hujan Metero)
Iklim Antartika menunjukkan beberapa rentang suhu terbesar selama tahun ini. Beberapa tren suhu terbesar juga terjadi di planet ini dengan kontras regional yang kuat. Sebagian besar Antartika Barat dan Semenanjung Antartika mengalami pemanasan dan penipisan lapisan es pada akhir abad ke-20. Wilayah pedalaman yang terpencil dan tinggi di Kutub Selatan juga hanya mendingin hingga 1980-an, kemudian menghangat secara substansial.
Pemanasan yang terjadi cenderung dipengaruhi oleh perubahan iklim alami dan atropogenik. Namun, kemungkinan ada kontribusi individu dari masing-masing faktor meski belum dapat dipahami dengan baik.
Clem menceritakan pengalamannya, yaitu dia dapat mempelajari semua tentang Antartika dan iklim Belahan Selatan, selama bekerja dengan Fogt. Lebih khusus dia belajar bagaimana Antartika Barat bisa memanas dan lapisan esnya menipis yang berkontribusi pada kenaikan permukaan air laut.
“Saya juga belajar bahwa Antartika mengalami beberapa cuaca yang paling ekstrem dan variabilitas di planet ini, dan karena lokasinya yang terpencil, kita sebenarnya tahu sedikit tentang benua itu. Jadi ada kejutan dan hal-hal baru untuk dipelajari tentang Antartika setiap tahun,” katanya. (Baca juga: Rentetan Fenomena Alam di Juli 2020 dari Gerhana hingga Hujan Metero)
Iklim Antartika menunjukkan beberapa rentang suhu terbesar selama tahun ini. Beberapa tren suhu terbesar juga terjadi di planet ini dengan kontras regional yang kuat. Sebagian besar Antartika Barat dan Semenanjung Antartika mengalami pemanasan dan penipisan lapisan es pada akhir abad ke-20. Wilayah pedalaman yang terpencil dan tinggi di Kutub Selatan juga hanya mendingin hingga 1980-an, kemudian menghangat secara substansial.
Pemanasan yang terjadi cenderung dipengaruhi oleh perubahan iklim alami dan atropogenik. Namun, kemungkinan ada kontribusi individu dari masing-masing faktor meski belum dapat dipahami dengan baik.
Lihat Juga :