Dampak Manipulasi Uji Tabrak Daihatsu, Akio Toyoda Setop Penjualan Toyota Yaris Ativ

Selasa, 09 Mei 2023 - 08:31 WIB
loading...
Dampak Manipulasi Uji...
Toyota Yaris Ativ. Foto: Istimewa
A A A
JAKARTA - Chairman Toyota Motor Corporation (TMC), Akio Toyoda berkunjung ke pabrik Toyota Gateway, di provinsi Chachoengsao, Thailand. Ini merupakan kunjungan pertama Toyoda dalam sepuluh tahun terakhir.

"Dia mengaku datang untuk memberikan semangat kepada para pekerja, dan mengaku perlu datang ke negara Asia Tenggara karena dia menyayanginya," sebut Reuters, dikutip Selasa (9/5/2023).

Kunjungan ini penting, karena Thailand merupakan negara yang ikut terdampak dalam skandal manipulasi uji tabrak mobil-mobil Toyota yang dibuat oleh Daihatsu.

Baca juga: Toyota Sematkan Logo Toyota Crown buat Vellfire Hybrid

Dalam skandal itu, mobil Toyota Yaris Ativ, di Indonesia dikenal sebagai Toyota Vios, merupakan produk yang juga "dikerjai" oleh oknum pekerja Daihatsu, untuk memenuhi standar sertifikasi uji tabrak.

Tidak hanya berkunjung, Akio Toyoda beserta eksekutif Toyota Motor Thailand juga langsung melakukan keterangan pers. Dalam keterangan pers itu, diumumkan penghentian penjualan Toyota Yaris Ativ.

Masahiko Maeda, Chief Executive Officer Asia Region menyebutkan, permasalahan yang melibatkan produk Toyota Yaris Ativ diperkirakan terjadi, karena adanya tekanan yang dialami Daihatsu untuk memangkas waktu produksi.

Dia mengatakan, jika produksi dilaksanakan sesuai dengan standar operasional yang sudah ada, maka masalah skandal manipulasi uji tabrak tidak akan terjadi.

"Kenyataannya hal ini masih terjadi, artinya ada sebuah tekanan yang muncul di lokasi pabrik," terang Masahiko Maeda.

Baca juga: Toyota Perketat Syarat yang Ingin Membeli Mobil Hyper Toyota

Dia menduga, masalah ini juga terjadi karena Daihatsu terbiasa membuat mobil berukuran kecil. Jadi ada permasalahan baru ketika mereka memproduksi mobil-mobil dengan ukuran yang lebih besar dalam waktu yang lebih cepat.

Sebelumnya, pada 29 April 2023 Toyota dan Daihatsu mengumumkan, bahwa mereka sedang menyelidiki adanya kesalahan prosedur dalam produksi mobil. Diyakini ada kesalahan yang dilakukan Daihatsu dalam melakukan uji keselamatan tabrakan samping yang berdampak pada 88.000 mobil.

Kesalahan prosedur itu dilakukan untuk tujuan pengujian keselamatan tabrakan samping.

Daihatsu mengatakan, bahwa sekitar 76.000 kendaraan tersebut adalah Yaris Ativ yang sebagian besar dikirim ke Thailand, Meksiko, dan negara-negara wilayah Teluk seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Qatar, Bahrain dan Oman.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Didukung TGRI, Eric...
Didukung TGRI, Eric Saputra Juara OMR Agya Mandalika
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Toyota Fortuner Generasi...
Toyota Fortuner Generasi Terbaru Resmi Diperkenalkan, Ini Tampangnya
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Program Magang Toyota...
Program Magang Toyota 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa dan Fresh Graduate Merapat!
Gandeng Huawei dan Xiaomi,...
Gandeng Huawei dan Xiaomi, Toyota Menyerah pada Raksasa Teknologi China?
Angka Penjualan C-HR...
Angka Penjualan C-HR Bantah Toyota Tidak Laku di Eropa
Rekomendasi
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Qur'an tentang Akhlak yang Wajib Diketahui Setiap Muslim, Lengkap dengan Penjelasannya
Peradi Profesional Sebut...
Peradi Profesional Sebut Peran Penting Advokat Menjaga Kualitas Sistem Peradilan
Kejagung Ajukan Banding...
Kejagung Ajukan Banding Atas Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim
Berita Terkini
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Densu Jadi Wajah Baru...
Densu Jadi Wajah Baru Caroline.id, Strategi Kepercayaan di Tengah Pasar Mobil Bekas yang Makin Sengit
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved