Spion Canggih KIA EV9 Bakal Dicopot saat Mengaspal di Indonesia, Kenapa?

Jum'at, 11 Agustus 2023 - 07:00 WIB
loading...
Spion Canggih KIA EV9...
Spion kamera KIA EV9 terpaksa diganti dengan yang biasa karena terbentur peraturan di Indonesia. Foto/MPI-Wahyu Sibarani
A A A
TANGERANG - Mobil listrik KIA EV9 GT-Line resmi meluncur di GIIAS 2023 dengan berbagai perlengkapan futuristik, salah satunya spion kamera. Sayangnya spion canggih ini terpaksa dicopot karena melanggar peraturan di Indonesia.

"Soalnya itu melangggar peraturan lalu lintas di Indonesia. Jadi kami mau tidak mau harus menyesuaikan dan mengganti kamera itu dengan spion biasa," ujar Ario Soerjo, Marketing & Development Division Head PT Kreta Indo Artha (KIA).

Padahal spion kamera ini membuat mobil listrik KIA EV9 jadi tampil beda. Kaca spion luar berbentuk kamera membuat KIA EV9 jadi tampil keren dan futuristik. Di bagian dalam layar khusus membuat pengemudi KIA EV9 bisa leluasa melihat kondisi jalan yang ada di belakang mobil.

Berdasarkan Pasal 37 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan, kaca spion pada kendaraan harus memenuhi dua syarat, yaitu berjumlah dua buah atau lebih dan dibuat dari kaca atau bahan lain. Dalam pasal itu disebutkan kaca spion dipasang pada posisi yang dapat memberikan pandangan ke arah samping dan belakang dengan jelas tanpa mengubah jarak dan bentuk objek yang terlihat.

Baca Juga: Berbeda dari Hyundai Seven, Kia EV9 Bikin Merek Jepang Waspada

"Berjumlah 2 buah atau lebih, dan dibuat dari kaca atau bahan lain yang dipasang pada posisi yang dapat memberikan pandangan ke arah samping dan belakang dengan jelas tanpa mengubah jarak dan bentuk objek yang terlihat," tulis peraturan itu.
Ario Soerjo mengatakan KIA EV9 yang menggunakan spion kamera adalah varian tertinggi yakni KIA EV9 GT-Line. Varian lainnya tetap menggunakan spion konvensional.

"Sebenarnya kami ingin mempertahankan kamera ini, hanya saja memang tidak sejalan dengan peraturan yang ada," ujarnya.

Mobil listrik KIA EV9 GT-Line dibanderol Rp1,975 miliar on the road. Kelebihan mobil ini adalah memiliki konfigurasi kursi 3 baris, sehingga memiliki kapasitas penumpang lebih banyak.

Dengan baterai lithium-ion berkapasitas 99,8 kWh, Kia EV9 dapat menjelajah hingga 497 kilometer dalam kondisi baterai terisi penuh.

Sementara soal pengisian daya listrik, dibutuhkan waktu sekitar 10 jam 45 menit apabila menggunakan pengisian daya AC atau Wallbox Charging berkapasitas 11 kW. Adapun jika menggunakan pengisian daya Ultra Fast Charging berjenis DC dengan kapasitas 250 kW, hanya membutuhkan waktu sekitar 23 menit.

Baca Juga: Mobil Listrik KIA EV9 Debut di GIIAS 2023, Dibanderol Rp1,975 Miliar

Beragam fitur canggih tersemat pada Kia EV9, mulai dari Wireless Charging, Ventilated and Heated Seats di baris pertama dan kedua, Relaxation Seats di baris pertama dan kedua, Dynamic Body Care di baris kedua, Dual Panoramic Sunroof, Head Up Display, hingga Premium Sound System dari Meridian dengan 14 speakers.

Tersemat juga fitur keselamatan canggih ADAS yang terdiri dari Forward Collision-avoidance Assist with Junction Turning and Crossing, Lane Following Assist, Lane Keeping Assist, Smart Cruise Control, Blind Spot Collision Avoidance Assist, Blind Spot View Monitor, High Beam Assist, Driver Attention Warning, Safe Exit Assist, Safe Exit Warning, Highway Driving Assist, dan Highway Driving Pilot. Selain itu, terdapat juga fitur keselamatan lain, seperti Rear Cross Traffic Collision Avoidance Assist, Surround View Monitor, Parking Distance Warning, dan Parking Collision Avoidance Assist.

Tidak ketinggalan, Kia EV9 GT-Line juga dilengkapi fitur canggih Remote Smart Parking Assist 2 yang memungkinkan mobil dapat diparkir secara otomatis, baik melalui remote atau dari dalam kendaraan.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Menguji Performa BYD...
Menguji Performa BYD M6 DM Terabas Jalanan Ibu Kota Jateng hingga Tol Semarang-Salatiga
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Rekomendasi
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
Berita Terkini
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Apple Gandeng Intel...
Apple Gandeng Intel Bikin Chip di AS: Apa Dampaknya buat Konsumen?
Test Drive Leapmotor...
Test Drive Leapmotor B10 JakartaBandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya
Kawasaki Bikin Skutik?...
Kawasaki Bikin Skutik? Tiga Kejutan dari Booth PRJ 2026
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved