Tertarik Pinang eCanter Tahun Depan? Simak nih Pengalaman Konsumen Jepang

Senin, 30 Oktober 2023 - 13:10 WIB
loading...
Tertarik Pinang eCanter...
Branch Manager of Keihin Branch, S-line Gifu, Yasuhiro Goshima di samping salah satu eCanter yang dioperasikan perusahaan. Foto/M Faizal
A A A
GIFU - Mitsubishi Fuso Truk and Bus Corporation (MFTBC) memastikan akan memasarkan truk listrik eCanter di Indonesia tahun depan. Produk ini bisa menjadi opsi bagi konsumen, mengingat pemerintah giat mendorong penggunaan kendaraan listrik bagi korporasi maupun pemerintahan untuk mencapai target emisi nol (NZE) di 2060.

Namun, tak seperti di luar negeri, mesti diakui bahwa penggunaan kendaraan listrik belum sebanyak kendaraan konvensional. Terlebih lagi penggunaan kendaraan listrik untuk keperluan niaga, belum menjadi hal yang lumrah di Indonesia.

Baca Juga: Boyong eCanter ke Indonesia 2024, Ini Kata Bos Mitsubishi Fuso Soal Prospeknya

Untuk itu, MFTBC mengajak sejumlah media nasional menemui salah satu perusahaan yang telah menggunakan eCanter di Jepang, yakni cabang perusahaan transportasi logistik S-line di Prefektur Gifu dan menggali pengalaman mereka.

"Kami menggunakan 3 eCanter, satu untuk pengiriman dalam jarak 80 km dan dua lagi untuk jarak di atas 100 km," ujar Branch Manager of Keihin Branch, S-line Gifu, Yasuhiro Goshima saat berbincang dengan media Indonesia dan Taiwan di kantornya.

Goshima mengatakan, salah satu kelebihan menggunakan eCanter adalah biaya operasional yang jauh lebih murah. "Seperti yang kita tahu, biaya BBM sekarang mahal," tuturnya. Kelebihan lainnya, kata dia, adalah kenyamanan, karena truk listrik ini tak bising, nol emisi dan minim getaran. "Jadi lebih ramah lingkungan," tuturnya.

Selain itu, tambah Goshima, operasionalnya pun mudah, sehingga tidak perlu sopir berpengalaman. Hal itu, imbuh dia, berkaitan dengan penggunaan eCanter di tempatnya yang telah dipatok untuk rute tertentu saja. "Karena hanya untuk rute-rute yang sudah jelas, jadi tidak harus yang berpengalaman," ungkapnya.

Terkait dengan jarak tempuh, Goshima mengakui bahwa eCanter memang tak sefleksibel truk berbasis BBM karena jarak tempuh tergantung pada kapasitas baterai yang digunakan. Untuk itu, jelas dia, di tempatnya rute dan jarak pengiriman dengan eCanter telah ditentukan sebelumnya. Selama rute dan jarak disesuaikan dengan kapasitas baterai, tegas dia, tidak ada keterbatasan dalam penggunaan eCanter.

Tertarik Pinang eCanter Tahun Depan? Simak nih Pengalaman Konsumen Jepang


Menurut dia, eCanter generasi pertama yang digunakannya sangat tepat untuk pengiriman dalam kota. "Untuk rute 80 km cukup charging satu kali, sedangkan untuk yang 100 km lebih, kita re-charge sesuai kebutuhan," tuturnya. Goshima mengatakan, S-Line cabang Gifu memiliki satu unit fast charging untuk mendukung operasional armada truknya.

Baca Juga: Fuso eCanter, Truk Listrik Pertama yang Dijual di Indonesia Mejeng di GIIAS 2023

Untuk diketahui, eCanter model terkini yang sempat dipamerkan Mitsubishi Fuso di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) memiliki tiga variasi baterai, yakni ukuran S, M dan L. baterai ukuran S memiliki daya 41 kWh dengan jangkauan jarak 70-100 km. Sementara baterai ukuran M memiliki daya hingga 83 kWh dengan jarak tempuh sekira 120-150 km. Terakhir, baterai ukuran L yang memiliki daya 124 kWh yang bisa menempuh jarak hingga 170-200 km.

Sejauh ini, belum ada kepastian eCanter yang dilengkapi baterai ukuran mana yang akan diboyong Mitsubishi Fuso ke Indonesia tahun depan. Demikian pula dengan feature-feature lainnya, belum ada informasi lebih lanjut dari perusahaan.

Yang pasti, dari perbincangan dengan Senior Vice President Head of Product Engineering MFTBC Hironobu Ando sebelumnya, eCanter yang akan didatangkan ke Indonesia tentunya akan disesuaikan dengan kebutuhan pasar, serta ketentuan dan regulasi yang berlaku di negara ini.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mercedes-Benz Luncurkan...
Mercedes-Benz Luncurkan eActros Lowliner, Truk Logistik Jarak Jauh
Scania Menguji Teknologi...
Scania Menguji Teknologi Vehicle-to-Grid untuk Truk Listrik
Pelajari Otomotif Jepang,...
Pelajari Otomotif Jepang, BYD Rebut Orang Paling Berpengaruh di Nissan
Bukan Punya Presiden,...
Bukan Punya Presiden, Ini 5 Mobil dengan Kaca Anti Peluru yang Dijual Bebas
Perang Iran Bikin Harga...
Perang Iran Bikin Harga Diesel Mahal: Truk Listrik Mulai Jadi Rebutan!
Harga Bensin Selangit,...
Harga Bensin Selangit, Amerika Justru Ogah Pindah ke Mobil Listrik
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Rekomendasi
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Cedera Patah Kaki di...
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Terancam Absen Setahun
Berita Terkini
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Apple Gandeng Intel...
Apple Gandeng Intel Bikin Chip di AS: Apa Dampaknya buat Konsumen?
Test Drive Leapmotor...
Test Drive Leapmotor B10 JakartaBandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya
Kawasaki Bikin Skutik?...
Kawasaki Bikin Skutik? Tiga Kejutan dari Booth PRJ 2026
BMW Mengkonfirmasi M3...
BMW Mengkonfirmasi M3 Generasi Berikutnya Tidak Akan Gunakan PHEV
Infografis
8 Peristiwa Besar di...
8 Peristiwa Besar di Indonesia Sepanjang Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved