Pemerintah Dituntut Buat Aturan Penggunaan Sinar UV-C untuk Bunuh Virus
Selasa, 25 Agustus 2020 - 18:01 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan yang sama, Aulia Nasution, Pakar Biomedika Optik, Departemen Teknik Fisika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), menjelaskan, jika tidak sesuai standar, produk UV-C bisa membahayakan makhluk hidup.
“UV-C tidak standar bisa membentuk kanker pada kulit, dan mata bisa jadi katarak atau kerusakan retina,” jelas Aulia.
Aulia melanjutkan, sinar UV-C dalam dosis yang tepat tidak berbahaya bagi tumbuhan. Namun, jika dosisnya tinggi, bisa memperlambat pertumbuhannya.
Kendati demikian, Tulus mengakui bahwa konsumen tidak bisa hanya bergantung pada regulasi pemerintah atau pihak lain, dalam penggunaan UV-C maupun pencegahan virus.
Konsumen harus membaca literatur atau dokumen tentang produk tersebut. Mau bagaimana pun UV-C merupakan produk baru, sehingga konsumen harus banyak cari indormasi sebelum melakukan transaksi pembelian.
“UV-C tidak standar bisa membentuk kanker pada kulit, dan mata bisa jadi katarak atau kerusakan retina,” jelas Aulia.
Aulia melanjutkan, sinar UV-C dalam dosis yang tepat tidak berbahaya bagi tumbuhan. Namun, jika dosisnya tinggi, bisa memperlambat pertumbuhannya.
Kendati demikian, Tulus mengakui bahwa konsumen tidak bisa hanya bergantung pada regulasi pemerintah atau pihak lain, dalam penggunaan UV-C maupun pencegahan virus.
Konsumen harus membaca literatur atau dokumen tentang produk tersebut. Mau bagaimana pun UV-C merupakan produk baru, sehingga konsumen harus banyak cari indormasi sebelum melakukan transaksi pembelian.
Lihat Juga :