Akselerasi Digitalisasi Industri Automotif dengan Dealer Virtual
Kamis, 27 Agustus 2020 - 12:15 WIB
loading...
A
A
A
Melihat mobil pun tidak seperti melihat gambar di sebuah situs. Konsumen bisa melihat langsung karena mobil yang diperlihatkan disiarkan langsung melalui tenaga penjualan BMW. Jadi mereka benar-benar seolah berada di dealer tersebut. Hebatnya lagi dealer yang dikunjungi secara virtual tidak hanya satu. BMW justru menyediakan fasilitas itu di 18 dealer yang mereka miliki. Jadi konsumen tinggal menyesuaikan tempat mereka dengan dealer BMW terdekat.
“Lewat layanan virtual tur 360 derajat konsumen tidak perlu meninggalkan rumah mereka untuk melihat showroom dan interior kendaraan. Selain itu di situs ini ada juga BMW Virtual Showroom yang memudahkan para pelanggan untuk berkomunikasi langsung dengan Business Consultant terbaik BMW dengan aplikasi WhatsApp atau via telepon,” ujar Irhan. (Baca juga: Rusia Masih Optimis Pembelian Sukhoi Indonesia akan Berlanjut)
Digitalisasi industri automotif tidak hanya terjadi di sektor penjualan saja. Beberapa pelaku industri automotif bahkan meningkatkan kemampuan tenaga kerja purnajual mereka melalui aktivitas digital bernama Virtual Isuzu Skill Competition.
Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Ernando Demily mengatakan pandemi Covid-19 berdampak secara massive kepada penurunan di berbagi sektor, termasuk automotif. Yang menarik sisi After Sales justru mengalami penurunan yang relative lebih rendah. (Baca juga: Santri Ditangkap, Warga Kepung Polisi di Pondok Pesantren)
Ernando menambahkan bahwa demand terhadap After Sales tetap signifikan, dikarenakan existing truck tetap membutuhkan after sales untuk beroperasi. Lewat aktivitas digital inilah Isuzu berharap mampu tetap survive di masa-masa pandemic. ”Isuzu tetap berkomitmen untuk menjalankan kegiatan ini sebagai salah satu bentuk peningkatan kualitas sumber daya kami, dan tentunya dengan mengadaptasi cara New Normal,” kata dia.
“Lewat layanan virtual tur 360 derajat konsumen tidak perlu meninggalkan rumah mereka untuk melihat showroom dan interior kendaraan. Selain itu di situs ini ada juga BMW Virtual Showroom yang memudahkan para pelanggan untuk berkomunikasi langsung dengan Business Consultant terbaik BMW dengan aplikasi WhatsApp atau via telepon,” ujar Irhan. (Baca juga: Rusia Masih Optimis Pembelian Sukhoi Indonesia akan Berlanjut)
Digitalisasi industri automotif tidak hanya terjadi di sektor penjualan saja. Beberapa pelaku industri automotif bahkan meningkatkan kemampuan tenaga kerja purnajual mereka melalui aktivitas digital bernama Virtual Isuzu Skill Competition.
Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Ernando Demily mengatakan pandemi Covid-19 berdampak secara massive kepada penurunan di berbagi sektor, termasuk automotif. Yang menarik sisi After Sales justru mengalami penurunan yang relative lebih rendah. (Baca juga: Santri Ditangkap, Warga Kepung Polisi di Pondok Pesantren)
Ernando menambahkan bahwa demand terhadap After Sales tetap signifikan, dikarenakan existing truck tetap membutuhkan after sales untuk beroperasi. Lewat aktivitas digital inilah Isuzu berharap mampu tetap survive di masa-masa pandemic. ”Isuzu tetap berkomitmen untuk menjalankan kegiatan ini sebagai salah satu bentuk peningkatan kualitas sumber daya kami, dan tentunya dengan mengadaptasi cara New Normal,” kata dia.
Lihat Juga :