Data Terbaru Ungkap China Kehabisan Bahan Baku Baterai

Selasa, 30 Desember 2025 - 18:55 WIB
loading...
A A A
China

Litium Masih Punya Waktu, Tetapi Tidak Cukup

Dengan sisa waktu sekitar 14,6 tahun, litium tampaknya masih memiliki peluang yang cukup besar. Namun dalam konteks pertumbuhan EV China yang sangat agresif, periode ini sebenarnya singkat.

Selain itu, sebagian besar lithium domestik China berasal dari danau garam dataran tinggi di wilayah Qinghai dan Tibet. Sumber ini lebih sulit dan mahal untuk diproses daripada air garam lithium di Amerika Selatan atau spodumene di Australia.

Ini menjelaskan mengapa perusahaan-perusahaan China sangat agresif dalam membeli tambang dan mengamankan pasokan lithium di Afrika, Amerika Selatan, dan Australia.

Pasokan domestik sekarang lebih merupakan rencana cadangan karena pasar global menjadi lebih ketat dan lebih mahal.

Nikel adalah masalah yang paling mendesak. Dengan kurang dari empat tahun tersisa, China menghadapi risiko strategis yang sangat besar karena nikel sangat penting untuk baterai dengan kepadatan energi tinggi, terutama baterai NCM yang digunakan dalam EV jarak jauh dan berkinerja tinggi.

Situasi ini menjelaskan mengapa China menginvestasikan miliaran dolar di Indonesia, termasuk membangun fasilitas High Pressure Acid Leaching (HPAL) untuk memproses bijih nikel laterit.

Tujuannya jelas, untuk memastikan pasokan nikel jangka panjang dari luar negeri guna mendukung industri baterai dan otomotif Tiongkok.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Rekomendasi
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Cedera Patah Kaki di...
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Terancam Absen Setahun
Berita Terkini
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Apple Gandeng Intel...
Apple Gandeng Intel Bikin Chip di AS: Apa Dampaknya buat Konsumen?
Test Drive Leapmotor...
Test Drive Leapmotor B10 JakartaBandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya
Kawasaki Bikin Skutik?...
Kawasaki Bikin Skutik? Tiga Kejutan dari Booth PRJ 2026
BMW Mengkonfirmasi M3...
BMW Mengkonfirmasi M3 Generasi Berikutnya Tidak Akan Gunakan PHEV
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved