Harga Bensin Naik Efek Perang Iran dan AS, Mobil Listrik Diborong

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:25 WIB
loading...
A A A
Di Thailand, merek-merek Tiongkok seperti BYD, Great Wall Motors, Aion, dan Deepal telah membanjiri pasar berkat subsidi yang besar dan strategi pemotongan harga yang agresif untuk mendapatkan pangsa pasar.

Meskipun insentif pajak pemerintah Thailand secara bertahap dikurangi, produksi kendaraan listrik domestik melonjak dan harga tampaknya telah mencapai titik terendah, menunjukkan bahwa pasar tetap kuat bahkan tanpa dukungan pemerintah.

Menurut laporan dari perusahaan konsultan energi Ember, negara-negara Asia Tenggara kini termasuk di antara pembeli kendaraan listrik terkemukadi dunia, melampaui Eropa dan AS. Tahun lalu, sekitar satu dari enam kendaraan yang terjual di wilayah tersebut adalah mobil listrik.

Lam Pham, analis energi regional Asia di Ember, mengatakan: “Penerapan awal teknologi baru apa pun biasanya membutuhkan subsidi dan insentif pemerintah untuk mendukung masuknya pasar lebih awal dan mengurangi risiko adopsi bagi konsumen.”

Namun, ia juga menegaskan bahwa transisi dari mesin pembakaran internal adalah sesuatu yang tidak dapat diubah.

Di Vietnam, penjualan kendaraan listrikVinFasttumbuh dengan pesat di negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di kawasan ini, sementara Proton di Malaysia juga mengalami peningkatan penjualan yang signifikan.

Keamanan energi: Sebuah tujuan yang lebih besar daripada kekhawatiran lingkungan.
Mohd Afzanizam Abdul Rashid, kepala ekonom di Muamalat Bank Malaysia, berkomentar: “Saya merasa bahwa meskipun kendaraan listrik awalnya tampak seperti langkah menuju ekonomi berkelanjutan, kini kendaraan listrik telah menjadi daya tarik yang didorong oleh konsumen.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Penjualan Kendaraan...
Penjualan Kendaraan Listrik di 37 Negara Efek Melonjaknya Harga BBM
Toyota Jungkir Balik...
Toyota Jungkir Balik Akibat Perang Iran dan Amerika Serikat
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Rekomendasi
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Meriah! Road To Kilau...
Meriah! Road To Kilau Raya MNCTV Guncang Mojokerto dengan Penampilan Inul Daratista dan Happy Asmara
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Berita Terkini
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved