Teknologi Canggih di Balik Pengelolaan Motor Listrik yang Makin Menjamur di Indonesia

Kamis, 04 Juni 2026 - 16:44 WIB
loading...
A A A
Salah satu topik utama yang dibahas dalam acara ini adalah teknologi dead reckoning, yaitu kemampuan untuk tetap melacak pergerakan kendaraan meskipun tidak ada akses ke GPS. Pada kondisi normal, perangkat telematika perlu terhubung dengan setidaknya tiga satelit GPS yang mengorbit Bumi untuk menentukan lokasi kendaraan. Namun, akses GPS dapat terganggu atau sengaja diblokir, misalnya oleh pelaku pencurian kendaraan yang ingin menonaktifkan pelacakan. Dalam situasi seperti ini, perangkat pelacak biasa tidak akan bisa melacak lokasi kendaraan maupun membantu proses pencarian kendaraan yang hilang.

Teknologi dead reckoning menjadi solusi efektif untuk menghadapi situasi tersebut. Teknologi ini memanfaatkan sensor gyroscope dan accelerometer pada perangkat pelacak untuk memperkirakan posisi kendaraan setiap saat. Gyroscope berfungsi mendeteksi arah serta sudut pergerakan kendaraan, sementara accelerometer membantu mengukur kecepatan pergerakannya. Kedua data tersebut kemudian dikombinasikan untuk memperkirakan jalur perjalanan kendaraan. Teknologi dead reckoning dapat digunakan pada kendaraan berbahan bakar konvensional maupun kendaraan listrik, dan kini tersedia pada perangkat GPS generasi terbaru dari Teltonika.

“Tim Teltonika menghadirkan teknologi telematika terbaru serta pengalaman global bagi para mitra bisnis kami di South Asia,” ujar Adomas Jurėnas. “Kami tidak hanya menjual perangkat pelacak, tetapi juga membangun kemitraan dengan para penyedia solusi. Kami menyampaikan apa yang telematika bisa lakukan untuk bisnis mereka, serta memperhatikan masukan dari para mitra kami. Salah satu contohnya terlihat pada pasar pemantauan dalam ruangan yang kini terus berkembang. Sebelumnya, mitra bisnis Teltonika menggunakan Bluetooth® standar untuk pelacakan di dalam ruangan, namun mereka harus mencari berbagai cara tambahan agar proyek dapat berjalan optimal. Mendengar kebutuhan tersebut, kami kemudian menghadirkan solusi yang lebih sesuai untuk berbagai kebutuhan pemantauan dalam ruangan.”

Dalam Telematics Summit, Teltonika memperkenalkan teknologi Wirepas Mesh untuk kebutuhan pelacakan nirkabel di dalam ruangan. Teknologi ini menjadi alternatif dari Bluetooth® yang umum digunakan, baik pada perangkat telematika maupun perangkat elektronik pribadi seperti ponsel, pengeras suara nirkabel (wireless speaker), dan headphone.

Bluetooth® sudah lama dikenal di industri. Namun, penggunaannya untuk pelacakan indoor komersial memiliki tantangan tersendiri. Perangkat yang menggunakan Bluetooth® tersebut dapat saling mengganggu ketika digunakan di area dengan kepadatan tinggi, seperti gudang. Wirepas Mesh hadir untuk mengatasi tantangan ini. Selain itu, solusi ini juga lebih hemat biaya untuk proyek berskala besar yang melibatkan pemantauan ribuan objek sekaligus.

Dalam Telematics Summit, Teltonika menampilkan bagaimana Wirepas Mesh dapat digunakan untuk melacak peralatan medis di rumah sakit. Penerapan teknologi ini secara nasional dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi tenaga medis sekaligus membantu pasien di seluruh South Asia mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik.

Teltonika berkomitmen menjadikan Telematics Summit South Asia sebagai agenda tahunan dan terus menghadirkan wawasan serta teknologi telematika terbaru bagi para penyedia solusi di kawasan tersebut. Untuk bergabung dengan komunitas mitra bisnis Teltonika, kunjungi: https://www.teltonika-gps.com/about-us/contacts
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
BYD Kenalkan ATTO 3...
BYD Kenalkan ATTO 3 di Pameran Beberapa Waktu Lalu, Perkuat Posisi SUV Listrik di Segmen Urban
BYD Ajak Lebih Dekat...
BYD Ajak Lebih Dekat dengan Teknologi Terkini di Beberapa Pameran Waktu Lalu, Ada Fitur Isi Daya Cepat
EREV: Jalan Tengah yang...
EREV: Jalan Tengah yang Diam-Diam Jadi Jawaban Industri Otomotif
China Siapkan Baterai...
China Siapkan Baterai Berbahan Batu Bara Tanpa Emisi
Lulus Doktoral, Dosen...
Lulus Doktoral, Dosen ITPLN Temukan Solusi Cas EV Super Cepat
Harga BBM Tak Menentu,...
Harga BBM Tak Menentu, Mobil Listrik Jadi Solusi Penyelamat Dompet Masyarakat?
Gelombang Raksasa Nikel...
Gelombang Raksasa Nikel di Bursa Saham RI: Akankah BLUE Menuju Ekosistem EV?
Rekomendasi
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Berita Terkini
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Apple Gandeng Intel...
Apple Gandeng Intel Bikin Chip di AS: Apa Dampaknya buat Konsumen?
Test Drive Leapmotor...
Test Drive Leapmotor B10 JakartaBandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya
Kawasaki Bikin Skutik?...
Kawasaki Bikin Skutik? Tiga Kejutan dari Booth PRJ 2026
BMW Mengkonfirmasi M3...
BMW Mengkonfirmasi M3 Generasi Berikutnya Tidak Akan Gunakan PHEV
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved