Palang Kemudi Pesawat Jet Tesla Model S dan Model X Dinilai Ilegal

Senin, 01 Februari 2021 - 23:00 WIB
loading...
Palang Kemudi Pesawat...
Tesla Model S Plaid dan Tesla Model X Plaid menggunakan setir mobil yang seperti palang kemudi pesawat jet. Foto/Tesla
A A A
PALO ALTO - Palang kemudi Tesla Model S dan Model X Plaid, yang baru diluncurkan beberapa waktu lalu dinilai ilegal. Diketahui Tesla Model S Plaid dan Tesla Model X Plaid dilengkapi dengan palang kemudi yang tidak biasa yakni mirip palang kemudi pesawat jet.

Palang kemudi itu bahkan lebih futuristis ketimbang palang kemudi mobil Formula 1. Pasalnya palang kemudi itu tidak dilengkapi dengan sisi bagian atas sehingga mirip palang kemudi pesawat jet.Baca juga : Ngeri, Varian Baru Tesla Kini Lebih Kencang dari Supercar Ferrari

Palang Kemudi Pesawat Jet Tesla Model S dan Model X Dinilai Ilegal


Hanya saja baru-baru ini majalah Road & Track mengkonfirmasi desain palang kemudi kontroversial Tesla itu ke badan transportasi Amerika, The National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA). Mereka menilai bahwa palang kemudi mobil listrik itu sangat tidak sesuai dengan standar keamanan.

Mereka mengatakan palang kemudi seperti palang kemudi pesawat jet akan sangat berbahaya jika digunakan untuk berputar balik dan memarkirkan kendaraan. Pasalnya palang kemudi tidak memiliki sisi bagian atas yang harusnya bekerja membantu pengemudi melakukan gerakan putar balik atau memarkirkan kendaraan.

Inilah mengapa menurut Road & Track, palang kemudi mirip pesawat jet itu hanya kerap digunakan di mobil-mobil konsep. Jika digunakan di mobil-mobi produksi massal otomatis palang kemudi itu lebih berbahaya karena tidak berfungsi maksimal.Baca juga : Kalahkan BMW, Toyota Jadi Mobil Paling Dicari di Dunia Maya

Pihak NHTSA sendiri berjanji akan mengonfirmasi keberadaan palang kemudi Tesla Model S Plaid dan Tesla Model X Plaid ke Tesla. "Saat ini kami belum bisa memutusukan apakah palang kemudi itu telah memenuhi ketentuan standar keamanan peraturan federal. Kami akan mengonfirmasi langsung ke pihak produsen," tulis NHTSA.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Menguji Performa BYD...
Menguji Performa BYD M6 DM Terabas Jalanan Ibu Kota Jateng hingga Tol Semarang-Salatiga
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Rekomendasi
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Berita Terkini
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Apple Gandeng Intel...
Apple Gandeng Intel Bikin Chip di AS: Apa Dampaknya buat Konsumen?
Test Drive Leapmotor...
Test Drive Leapmotor B10 JakartaBandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya
Kawasaki Bikin Skutik?...
Kawasaki Bikin Skutik? Tiga Kejutan dari Booth PRJ 2026
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved