VW Bettle Kuning Terobos Penyekatan Polisi Ternyata Pajaknya Telat

Senin, 10 Mei 2021 - 13:37 WIB
loading...
VW Bettle Kuning Terobos Penyekatan Polisi Ternyata Pajaknya Telat
Pengendara mobil VW tampak dipinggirkan petugas, namun ia berusaha kabur. Aksi nekat pengemudi menerobos razia itu bahkan membuat seorang anggota polisi tertabrak. Foto: ist
SOLO - Aksi nekat dilakukan pengendara mobil Volkswagen (VW) berwarna kuning dengan nomor polisi B 2318 STB dari unggahan viral yang beredar di media sosial, di mana terlihat mobil itu menerobos petugas yang melakukan penyekatan di wilayah Prambanan Klaten, Jawa Tengah.

BACA JUGA: Toyota Mark X, Gagal Jadi Taksi Mewah Kini Diburu Karena Fitur Wah

Dalam video yang tersebar, pengendara mobil VW tampak dipinggirkan petugas, namun ia berusaha kabur. Aksi nekat pengemudi menerobos razia itu bahkan membuat seorang anggota polisi tertabrak.

Pengendara itu diketahui mengendarai mobil dengan pelat nomor B 2318 STB. Saat dicek datanya ke situs Samsat PKB2 Jakarta (https://samsat-pkb2.jakarta.go.id/), mobil penerobos itu bermerek Volkswagen (VW) dengan tipe Beetle 1.2 4x2 AT.

VW Beetle tersebut buatan tahun 2013 dengan masa berlaku STNK-nya hingga 08-11-2023. Kendati demikian, pajak mobil ini sudah habis sejak 08-11-2019.



Bicara soal harga, jika mengacu pada data nilai jual VW Beetle berpelat B 2318 STB di situs Samsat PKB2 Jakarta, harga seken mobil ini sekitar Rp212 juta.

BACA JUGA: Libur Lebaran Nggak Mudik, Silakan Ngopi, Lihat Mobil Konsep, dan Balap Virtual di Honda Dreams Cafe

Tak lama setelah terdapat unggahan video kembali yang menunjukkan pengendara mobil berhasil ditangkap petugas di dekat PT Sari Husada di Kemudo, Kabupaten Klaten. Seorang laki-laki mengenakan kaos putih yang masih berusia belasan langsung digelandang petugas saat keluar dari mobil.

Kepala Pos Pengamanan Prambanan Haryanto mengatakan, kasus mobil VW tabrak petugas tidak terjadi wilayah Prambanan DIY. Namun itu masuk wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

“Kalau kita tugas melakukan penyekatan kendaraan yang masuk DIY, kalau keluar kita bebaskan. Nah itu mau masuk ke Klaten,” katanya saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Minggu (9/5). Pemuda tersebut diketahui bernama Arkhan Adz Dzikru Yusuf, 16 warga Ger Gunung, Klaten Utara.
(dan)
preload video
Komentar Anda
OTO UPDATE