Dihantam Pandemik, Jaguar - Land Rover Minta Bantuan Pemerintah Inggris

Senin, 25 Mei 2020 - 19:01 WIB
loading...
Dihantam Pandemik, Jaguar...
Penjualan mobil di Inggris diketahui merosot hingga 97% pada bulan April tahun ini. FOTO/ IST
A A A
Pandemi COVID-19 yang turut menghantam Inggris membuat industri otomotif di sana kewalahan. Bahkan, pabrikan mobil terbesarnya, Jaguar Land Rover (JLR), kabarnya harus menengadahkan telapak tangan meminta bantuan pemerintah.

Anjloknya penjualan akibat situasi saat ini, memaksa JLR mengajukan pinjaman sebesar USD1,2 miliar atau sekitar Rp17,7 triliun, agar tetap bertahan di tengah pandemik. Peminjaman tersebut merupakan bagian dari program darurat virus corona . BACA JUGA - Riset Baru Temukan Gunung Berapi Terbesar


Mengutip dari Bloomberg, Senin (25/5/2020), permintaan itu mendapat respon positif dari pemerintah Inggris. Departemen Bisnis, Energi & Strategi Industri Inggris, menyatakan tetap membangun komunikasi dengan para produsen mobil dan siap membantu dalam melewati krisis. . BACA JUGA - Suzuki Dikabarkan Berencana Suntik Mati Baleno

“PErusahaan dapat memanfaatkan paket tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya, termasuk skema meningkatkan modal, fleksibilitas dengan tagihan pajak, dan dukungan keuangan bagi karyawan,” jelas departemen tersebut, melalui keterangan resminya.

Penjualan mobil di Inggris diketahui merosot hingga 97% pada bulan April tahun ini. Selain itu, industri otomotif Inggris juga telah berbicara kepada pemerintahnya, agar ruang pameran dimungkinkan dibuka kembali, demi merangsang penjualan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaguar Type 01 Super-GT...
Jaguar Type 01 Super-GT EV Mobil Listrik dengan Tenaga Lebih dari 1.000 HP!
Gandeng Jaguar Land...
Gandeng Jaguar Land Rover, Chery Hidupkan Lagi Freelander
Konsep Tipe 00 Picu...
Konsep Tipe 00 Picu Kontroversi, Kepala Desain Jaguar Gerry McGovern Dipecat
Produksi Jaguar Land...
Produksi Jaguar Land Rover di Inggris Dihentikan Akibat Serangan Siber
BIKE Bukukan Kenaikan...
BIKE Bukukan Kenaikan Laba 40%, United dan Genio Jadi Tulang Punggung
Janji Manis Berujung...
Janji Manis Berujung Getir: Rencana Mobil Listrik Gagal, Jaguar Land Rover Malah PHK 500 Karyawan
Serangan Siber Bikin...
Serangan Siber Bikin Jaguar Lumpuh 5 Minggu! Rugi Rp3,9 Triliun, Proyeksi Masa Depan Ambyar Rp50 Triliun!
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Rekomendasi
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
Ruben Onsu Pertimbangkan...
Ruben Onsu Pertimbangkan Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah, Ini Alasannya
Berita Terkini
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved