Mobil Balap Drifting Tim Red Bull Disita Pemerinta Kota Kyiv
Rabu, 18 Agustus 2021 - 07:00 WIB
loading...
Mobil balap drifting yang digunakan tim Red Bull kini disita oleh pemerintah kota Kyiv, Ukraina karena melanggar izin. Foto/IST
A
A
A
KYIV - Jangan sembarangan melakukan aksi mengemudi drifting. Salah lokasi bisa-bisa mobil Anda disita seperti yang dialami tim drifting Red Bull baru-baru ini. Dua mobil balap drifting tim Red Bull yang dikendarai Conor Shanahan dan Aleksandr Grinchuk disita karena melakukan drifting di lokasi yang sangat penting buat pemerintah Ukraina kota Kyiv yakni halaman Saint Sophia Catedral.
Ternyata Saint Sophia Catedral merupakan lokasi istimewa buat Ukraina dan Kyviv. Katedral itu masuk sebagai United Nations' World Heritage List. Jadi tidak sembarangan melakukan berbagai kegiatan yang dilakukan di area Saint Sophia Catedral.
Baca juga : Mobil Skoda yang Mewarnai Hari Proklamasi Republik Indonesia tahun 1945
![Mobil Balap Drifting Tim Red Bull Disita Pemerinta Kota Kyiv]()
Yang bikin pemerintah kota Kyiv marah adalah mereka sudah menolak permohonan penggunaan lokasi yang diajukan Red Bull. Lebih parahnya lagi dalam surat permohonan tersebut Red Bull berencana mengadakan aksi drifting pada tanggal 11 Agustus.
Nyatanya meski sudah ditolak, Red Bull masih nekat melakukan aksi drifting tersebut. Parahnya lagi tanggal acara justru berubah yang semula 11 Agustus menjadi 10 Agustus.
Ternyata Saint Sophia Catedral merupakan lokasi istimewa buat Ukraina dan Kyviv. Katedral itu masuk sebagai United Nations' World Heritage List. Jadi tidak sembarangan melakukan berbagai kegiatan yang dilakukan di area Saint Sophia Catedral.
Baca juga : Mobil Skoda yang Mewarnai Hari Proklamasi Republik Indonesia tahun 1945

Yang bikin pemerintah kota Kyiv marah adalah mereka sudah menolak permohonan penggunaan lokasi yang diajukan Red Bull. Lebih parahnya lagi dalam surat permohonan tersebut Red Bull berencana mengadakan aksi drifting pada tanggal 11 Agustus.
Nyatanya meski sudah ditolak, Red Bull masih nekat melakukan aksi drifting tersebut. Parahnya lagi tanggal acara justru berubah yang semula 11 Agustus menjadi 10 Agustus.
Lihat Juga :