Inilah Riset Ipsos Terkait Persaingan Layanan Pengiriman di E-commerce

Senin, 18 April 2022 - 03:13 WIB
loading...
Inilah Riset Ipsos Terkait Persaingan Layanan Pengiriman di E-commerce
Riset Ipsos soal persaingan layanan pengiriman. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Banyak faktor penting yang menjadi pertimbangan konsumen dalam memilih platform e-commerce ketika akan berbelanja secara online.

Beberapa di antaranya: kualitas dan harga produk, banyaknya promosi, pilihan metode pembayaran, customer service, rating/review toko, dan yang tak kalah penting ialah layanan pengiriman yang ditawarkan.

BACA JUGA - Ada Pandemi, Angpao Imlek Lari ke Ecommerce

Melihat hal tersebut, Ipsos, perusahaan riset pasar atau market research global, yang ada di Indonesia, kembali mengumumkan hasil survei terbarunya mengenai persepsi konsumen terhadap layanan pengiriman pada platform e-commerce di Indonesia.

Survei ini diadakan secara tatap muka, pada bulan Januari 2022, dengan melibatkan 1.051 responden yang tersebar di 15 kota besar di Indonesia.

Dari hasil survei yang didapat, Tokopedia dinilai unggul dengan layanan pengiriman terbaik, tercepat, dan terlengkap di antara e-commerce lainnya. Di sisi lain, mayoritas konsumen juga menilai produk yang ditawarkan atau dijual di e-commerce Tokopedia memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan pesaingnya.

Hasil survei secara rinci sebagai berikut:

- Layanan Pengiriman

Sama halnya dengan kualitas produk, layanan pengiriman juga mempengaruhi keputusan konsumen dalam memilih e-commerce. Layanan pengiriman mencakup durasi pengiriman, variasi atau pilihan jasa pengiriman atau kurir, serta fitur pelacak atau tracking pengiriman.

Ketiga hal tersebut sangatlah berkaitan satu sama lain dan penting bagi pengalaman berbelanja serta kepuasan konsumen. Dengan hasil survei sebagai berikut:

1. Durasi pengiriman: Mayoritas responden (52%) mengakui Tokopedia sebagai e-commerce dengan layanan pengiriman tercepat. Shopee berada di urutan kedua (45%), lalu Lazada 43%, OLX 40%, dan Bukalapak diurutan kelima sebesar 30%.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2256 seconds (10.55#12.26)