Begini Canggihnya Ban yang Digunakan dalam Ajang Jakarta E-Prix

Selasa, 31 Mei 2022 - 21:25 WIB
loading...
Begini Canggihnya Ban yang Digunakan dalam Ajang Jakarta E-Prix
Ban yang digunakan dalam Jakarta E-Prix adalah Michelin Pilot Sport EV yang diklaim ramah lingkungan. Foto: dok Michelin
A A A
JAKARTA - Ajang balap Jakarta E-Prix akan dihelat pada 4 Juni 2022 mendatang. Sebagai ajang balap bergengsi, sudah tentu setiap komponen yang digunakan berkualitas. Salah satunya komponen ban.

Ban yang digunakan dalam Jakarta E-Prix adalah Michelin Pilot Sport EV. Klaim Michelin, ban ini memiliki ketahanan luar biasa. Baik di jalanan kering maupun basah.

Manager Program Formula E Michelin Mirko Pirrachio mengatakan, selain punya ketahanan sangat baik, ban yang digunakan pada Jakarta E-Prix juga ramah lingkungan.

”Mulai proses produksi ban, pengangkutan ban hingga ke titik tujuan ajang Formula E, semuanya mengutamakan netralitas emisi karbon,” kata Mirko Pirrachio dalam keterangan resminya.

Keunggulan lain Michelin Pilot Sport EV adalah fleksibel dan tahan lama, memungkinkan pembalap menerapkan pengaturan dan tekanan ban sesuai.

Selain itu, sistem teknologi ”connected tyre” memudahkan tim Michelin melacak performa ban. Misalnya memantau tekanan ban dari jarak jauh dan menghasilkan data terenkripsi.

Begini Canggihnya Ban yang Digunakan dalam Ajang Jakarta E-Prix

Mirko Pirrachio merasa ajang balap Formula E di Jakarta nanti akan jadi balapan yang sangat menarik. ”Sirkuit di Jakarta merupakan sirkuit baru yang berlokasi di tengah kota, hal ini tentu akan menjadi momen penting bagi Michelin,” ujar Pirrachio.

Pirrachio juga memperkirakan kemungkinan kondisi cuaca akan panas pada balapan di musim ini.

BACA JUGA: Bergaji Rp36 Juta, Pria Ini Ingin Resign Karena Merasa Makan Gaji Buta

Ban Michelin Pilot Sport EV diklaim terbuat dari bahan daur ulang. Lebih tepatnya, 46 persen ramah lingkungan. ”Mulai karet alam, karbon hitam pada ban yang habis masa pakai, juga bahan alami seperti kulit jeruk dan lemon, minyak bunga matahari, resin tumbuhan pinus dan material baja yang diperoleh dari kaleng bekas,” ujarnya.
(dan)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1358 seconds (11.97#12.26)