Inilah 4 Penyebab Sekring Motor yang Sering Putus, Pengendara Wajib Tahu

Kamis, 09 Juni 2022 - 13:06 WIB
loading...
Inilah 4 Penyebab Sekring Motor yang Sering Putus, Pengendara Wajib Tahu
Sedikitnya ada empat penyebab sekring motor yang sering putus. Foto DOK SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sedikitnya ada empat penyebab sekring motor yang sering putus. Dalam fungsinya, sekring motor merupakan salah satu komponen yang berguna untuk mencegah terjadinya korsleting listrik.

Keberadaan sekring motor ini membuat rangkaian kelistrikan motor menjadi lebih aman. Selain itu, komponen ini juga berfungsi untuk menjadi penanda apabila terjadi kerusakan pada sistem kelistrikan motor.
Baca juga : Fungsi CDI Motor yang Penting Buat Performa Motor

Pada beberapa kasus, sebagian pengendara mengalami kondisi sekring motornya yang sering putus. Hal ini perlu mendapat perhatian lebih. Karena sekring motor rusak ini bisa memunculkan masalah pada komponen kendaraan lainnya.

Biasanya, indikasi sekring putus ini adalah klakson yang tidak berfungsi, lampu yang tidak menyala, hingga motor yang susah dihidupkan.

Lantas, apa sebenarnya penyebab sekring motor yang sering putus ini? Dilansir dari situs Suzuki, berikut ulasannya :

1. Kualitas Kawat Sekring Buruk

Kondisi sekring motor yang sering putus bisa disebabkan oleh kualitas sekring yang jelek. Terlebih jika kondisinya terlalu tipis pada saat dipasang akan terasa longgar.

Selain itu, sekring dengan tingkat ketebalan yang rendah ini juga cukup berpengaruh pada aliran listrik. Ketika sekring tidak kuat menahan arus, bahaya yang muncul adalah kemungkinan terbakarnya komponen lain pada motor.

Maka dari itu, hendaknya pemilik kendaraan bisa bijak dalam membeli sekring dengan kualitas yang bagus, untuk kenyamanan dan keamanan kendaraannya.

2. Daya Listrik Terlalu Besar

Arus listrik berlebih merupakan penyebab sekring motor sering putus yang paling banyak dijumpai. Dalam hal ini, selain membuat sekring putus, kemungkinan terburuknya adalah komponen tersebut terbakar dan meleleh.

Umumnya, intensitas arus listrik yang terlalu besar ini diakibatkan ukuran voltase yang terlalu kecil. Maka dari itu, pengendara bisa menyiasatinya dengan menggunakan kabel voltase yang lebih besar, atau paling tidak disesuaikan dengan kapasitas sistem kelistrikan motor.
Baca juga : Sekring Motor, Bentuk dan Fungsi yang Perlu Anda Pahami

3. Putus Karena Gigitan Hewan

Sebagian orang mungkin akan menganggap hal ini aneh. Namun, pada faktanya kejadian semacam ini memang bisa terjadi. Hewan-hewan kecil seperti tikus biasanya mencari tempat tertutup untuk berlindung. Terkadang, mereka bisa saja masuk ke bagian dalam motor dan menggigit komponen tertentu. Termasuk sekring motor.

4. Listrik Mengalami Korsleting

Secara teknis, korsleting bisa memunculkan percikan api dan membuat komponen di sekitarnya terbakar. Biasanya, kondisi ini terjadi akibat arus listrik yang masuk tidak stabil atau kacau.

Pada tingkat korsleting listrik, kemungkinan terburuknya adalah sekring motor bisa putus. Sehingga, pengendara wajib menggantinya segera. Untuk memastikannya, akan lebih baik jika pemilik kendaraan melakukan pemeriksaan rutin pada motornya. Tujuannya untuk mengetahui apabila terdapat komponen yang korslet bisa segera diatasi.

Demikian ulasan mengenai penyebab sekring motor yang sering putus. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan Anda.
(bim)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1362 seconds (10.55#12.26)