Kepercayaan Publik Anjlok, Bisakah Facebook Bertahan?

Selasa, 30 Juni 2020 - 07:09 WIB
loading...
A A A
Terkait protes Hamill, Direktur Manajer Produk Facebook Rob Leathern mengatakan, dengan absennya regulasi Facebook dan perusahaan lain bebas merancang kebijakan mereka sendiri. “Kami mendasarkan kebijakan kami pada prinsip bahwa orang-orang perlu mendengar dan melihat seperti apa calon pemimpin mereka,” bantahnya, dikutip BBC.

Langkah yang diambil Hamill hanya berselang sehari setelah mantan Kepala Keamanan Facebook Alex Stamos menguak perdebatan internal dalam mengatasi advertorial politik. Saat itu Stamos mengaku kecewa karena Facebook juga tidak memonitor kebenaran kampanye politik yang banyak dilantangkan di Facebook. “Pembatasan iklan politik akan menjadikan Facebook sebagai platform nonpartisan dan akan membantu banyak orang,” kata Stamos. (Baca juga: Diduga Hina Wapres dan Tuduh Warga Aceh PKI, 92 Akun Facebook Dilaporkan ke Polisi)

Penolakan sensor iklan politik dinilai para ahli akan menyebabkan Facebook kian rawan mendapatkan kritikan. Nahema Marchal dari Oxford Internet Institute Computational Propaganda Project menilai kepercayaan publik akan menyusut, sebab sebelumnya iklan politik menjadi senjata efektif menakut-nakuti pemilih.

Hamill dan Fernandes bukanlah satu-satunya tokoh yang menghapus akun Facebook. Banyak selebritas dan perusahaan lain yang meninggalkan layanan tersebut dengan alasan beragam. Beberapa di antaranya penyanyi Cher, pelawak WillFerrell, aktor Jim Carrey, pendiri Apple Steve Wozniak, Tesla, SpaceX, Sonos, hingga Mozilla.

Facebook memang bersikukuh tidak mau mengubah kebijakan mengenai iklan politik menjelang pemilu presiden 2020. Partai Demokrat dan kelompok aktivis mengkritik Facebook mengizinkan berita palsu beredar bebas. Tapi, CEO Facebook Mark Zuckerberg menegaskan bahwa publik memiliki hak untuk menilai apa yang dikatakan politikus. “Saya tidak pikir sebagian orang ingin tinggal di mana kamu bisa mengunggah apa pun di mana perusahaan teknologi menilai hal itu 100% benar,” kilahnya. (Lihat videonya: Bolu Gulung Motif Batik, Oleh-oleh Khas Kota Padang)

Dalam sebuah survei yang dilaksanakan Tech.pinions, perusahaan media dan teknologi menyatakan satu dari 10 orang Amerika Serikat menghapus akun Facebook mereka. Kemudian, 35% responden jarang menggunakan akun Facebook yang dimilikinya. Survei yang dilaksanakan pada 2018 terhadap 1.000 responden di AS lintas usia dan demografi juga menyimpulkan 17% responden menghapus aplikasi Facebook dari aplikasi ponsel pintar mereka. (Muh Shamil/Andika Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Misterius, Lamborghini...
Misterius, Lamborghini Hapus Nyaris Semua Foto di Instagram Kecuali 3 Mobil
BMW M Habis-habisan...
BMW M Habis-habisan Kena Bully karena Minta Pendapat di Facebook
Adu Populer Mobil Indonesia...
Adu Populer Mobil Indonesia di Dunia Maya, Nissan Kalahkan Toyota
Cegah Protes Trump,...
Cegah Protes Trump, Facebook Perpanjang Larangan Iklan Politik
Mark Zuckerberg dan...
Mark Zuckerberg dan Istri Berikan Donasi Lagi Rp1,476 Triliun untuk Pemilu AS
Facebook Beri Rp12,5...
Facebook Beri Rp12,5 M ke UKM, Ini Cara Mendapatkannya
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Hacker Gunakan Asisten...
Hacker Gunakan Asisten AI Meta Mengambil Kendali Akun Instagram
Pengguna Facebook dan...
Pengguna Facebook dan Instagram Perlu Memperhatikan Hal Ini
Rekomendasi
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
Bukan Keriput, Ini Tanda...
Bukan Keriput, Ini Tanda Penuaan Wajah yang Mulai Muncul di Usia 35 Tahun
Berita Terkini
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
Gemuruh Adrenalin Istora...
Gemuruh Adrenalin Istora dan Ketenangan Kabin G3+: Strategi Polytron Manjakan Atlet Bulu Tangkis Elite Dunia
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Hukum yang Menyita Perhatian Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved