EREV: Jalan Tengah yang Diam-Diam Jadi Jawaban Industri Otomotif

Jum'at, 01 Mei 2026 - 14:24 WIB
loading...
A A A
Keempat, fleksibilitas penggunaan yang tinggi. Satu mobil bisa berfungsi sebagai kendaraan listrik harian. Sekaligus kendaraan jarak jauh tanpa kompromi. Inilah yang membuat EREV menjadi titik tengah yang ideal.

Data pasar semakin memperkuat tren ini.

Di China, kendaraan plug-in (PHEV dan EREV) sudah menyumbang lebih dari 50 persen penjualan mobil baru pada 2025. Artinya lebih dari separuh pasar sudah bergerak ke elektrifikasi. Dan EREV menjadi bagian penting dari pergeseran itu.

Namun tantangan tetap ada. Persaingan semakin ketat. Lebih dari 40 model EREV kini sudah beredar di pasar. Perang harga mulai tidak terhindarkan.
Pertumbuhan industri juga mulai melambat ke kisaran 13–14 persen di 2026.

Ini fase seleksi alam. Hanya pemain yang kuat dan efisien yang akan bertahan. Namun satu hal sudah jelas. EREV bukan sekadar tren sementara. Ia adalah jembatan penting menuju masa depan otomotif.

Jembatan dari mesin bensin menuju listrik penuh. Dan untuk Indonesia, jembatan itu terasa sangat relevan. Apalagi, setelah pajak mobil listrik tidak akan sangat murah seperti sebelumnya.

Namun, PHEV/EREV belum menemukan momentum di Indonesia.

Penjualan PHEV sepanjang 2025 hanya 5.270 unit. Bandingkan dengan hybrid 65.943 unit. Dan EV 103.931 unit. Andai PHEV/EREV diberi kelonggaran pajak sama dengan EV, dijamin pertumbuhannya bisa lebih dari dua digit.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Menguji Performa BYD...
Menguji Performa BYD M6 DM Terabas Jalanan Ibu Kota Jateng hingga Tol Semarang-Salatiga
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Rekomendasi
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
10 Fakta Menarik Spanyol...
10 Fakta Menarik Spanyol Pecundangi Arab Saudi di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Didukung TGRI, Eric...
Didukung TGRI, Eric Saputra Juara OMR Agya Mandalika
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved