Bosch Bagi-bagi Gratis 6.000 Busi Mobil, Ini Cara Dapatinnya

Rabu, 26 Januari 2022 - 07:00 WIB
loading...
Bosch Bagi-bagi Gratis...
Program Spark All the Way dilakukan Bosch Divisi Automotive untuk edukasi perawatan mobil berkala dan pengurangan polusi. Foto/DOK. Bosch Indonesia.
A A A
JAKARTA - Bosch Divisi Automotive Aftermarket membagi gratis 6.000 busi mobil dalam rangka kampaney Bosch Spark All the Way. Kampanye itu merupakan cara Bosch mendukung pemerintah dalam mengurangi pencemaran udara.

Selain membagikan 6.000 busi grats, dalam kampanye itu Bosch berupaya mengedukasi masyaraat mengenai pentingnya perawatan kendaraan secara berkala. Pasalnya polusi udara yang disebabkan oleh kendaraan umumnya terjadi karena perawatan mobil yang tidak baik.

“Kualitas pembakaran dalam mesin kendaraan sangat memengaruhi kadar emisi gas buang. Proses pembakaran yang ideal berpengaruh pada kualitas gas buang kendaraan pada ambang yang masih bisa ditolerir," ujar Arditya Wicaktama, Channel Marketing Manager Bosch Automotive Aftermarket Indonesia.



Bosch Bagi-bagi Gratis 6.000 Busi Mobil, Ini Cara Dapatinnya


Dia melanjutkan baik buruknya kualitas pembakaran dipengaruhi oleh tiga faktor. Pertama komponen pemercik api atau busi, kondisi ruang bakar, dan terakhir kualitas bahan bakar. Salah satu cara untuk menjaga proses pembakaran mesin agar tetap ideal adalah dengan melakukan perawatan kendaraan secara berkala.

Nah, untuk membantu mengurangi polusi dan emisi, Bosch berupaya membagikan 6.000 busi gratis . Caranya sendiri sangat mudah. Peminat tinggal mendaftar melalui link yang tersedia di unggahan Instagram Bosch Automotiveid. Nantinya pelaksanaan program akan melibatkan 100 bengkel yang tersebar di Jabodetabek dan wilayah Indonesia lainnya.

"Busi yang diberikan akan disesuaikan dengan mobil yang dimiliki peminat," ujar Arditya Wicaktama.



Sementaras sebelum memulai kampanye, Divisi Automotive Aftermarket dari Bosch Indonesia telah melakukan pengujian emisi terhadap sejumlah mobil secara acak. Tes tersebut dilakukan untuk membandingkan performa mesin kendaraan sebelum dan sesudah pembersihan ruang bakar, serta penggunaan busi bawaan mobil versus busi Bosch.

Hasilnya, setelah proses pembersihan ruang bakar dan penggantian ke busi Bosch, terjadi penurunan kadar karbon monoksida (CO) dari 0.27% menjadi 0,05% serta berkurangnya kandungan hidrokarbon (HC) dari 165ppm menjadi 33ppm. Semakin kecil angka, semakin bagus pula kualitas pembakaran mesin kendaraan (dengan standar ambang batas 1.5% untuk CO, dan 200ppm untuk HC).

“Kampanye Spark All the Way ini merupakan kontribusi awal Bosch untuk mendukung program uji emisi kendaraan yang sedang digalakkan pemerintah. Lebih lanjut, harapan kami, aktivitas ini bisa kami lanjutkan, bahkan semakin diperluas sehingga berdampak semakin signifikan dalam mengurangi pencemaran udara,” lanjut Arditya.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
McLaren Kenalkan Mesin...
McLaren Kenalkan Mesin Baru, Tenaga Lebih Besar & Lolos Euro7
7 Bagian yang Wajib...
7 Bagian yang Wajib Dicek saat Servis Motor Jangan Sampai Dilewatkan
Peraturan Baru Bikin...
Peraturan Baru Bikin Ribet? Uji Emisi Dulu Baru Perpanjang STNK!
Kurangi Polusi Udara,...
Kurangi Polusi Udara, Ratusan Bus Listrik Akan Didatangkan ke Indonesia
Pasang Target Kurangi...
Pasang Target Kurangi Emisi, Olimpiade dan Paralimpiade Paris 2024 Sejalan dengan Visi Beyond Zero Toyota
Efek Berbahaya Menggunakan...
Efek Berbahaya Menggunakan Busi Palsu pada Mesin Motor
Hasil Riset Terbaru,...
Hasil Riset Terbaru, Mobil Listrik Ternyata Hasilkan Banyak Emisi Beracun
Motor Mesin Ekstruder...
Motor Mesin Ekstruder Kurangi Reduksi Emisi Sebesar 435-ton CO2-eq
Bosch Siapkan Mesin...
Bosch Siapkan Mesin Bertenaga Hidrogen untuk Semua Merek Truk
Rekomendasi
Wartawan Ditemukan Tewas...
Wartawan Ditemukan Tewas di Hotel Kebon Jeruk, Wajah dan Badannya Lebam
Himbau atau Imbau, Mana...
Himbau atau Imbau, Mana Kata yang Baku Menurut KBBI?
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Futsal Indonesia Meroket: Posisi 21 Dunia, Top 4 Asia!
Jalur Gentong Tasikmalaya...
Jalur Gentong Tasikmalaya Arah Bandung Macet, Antrean Kendaraan Capai 10 Kilometer
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump, Kok Bisa?
Siapa Walid Ahmad? Remaja...
Siapa Walid Ahmad? Remaja Palestina yang Tewas di Penjara Israel Dikenal Pencetak Gol Terbanyak di Timnya
Berita Terkini
Industri Otomotif Bakal...
Industri Otomotif Bakal Sekarat, Ini Risiko yang Mengintai AS Terkait Tarif Impor
5 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Diberlakukan, Hyundai Menang Telak
7 jam yang lalu
Ducati Desmo450 MX Mesin...
Ducati Desmo450 MX Mesin 1 Silender 449cc dengan Bobot Ringan
9 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Bakal Kubur Niat Orang Beli Mobil Baru
10 jam yang lalu
BYD Salip Tesla di Eropa,...
BYD Salip Tesla di Eropa, Penjualan di Q1 2025 Naik 60 Persen
11 jam yang lalu
Toyota GR Supra Final...
Toyota GR Supra Final Edition Bakal Jadi Model Perpisahan
12 jam yang lalu
Infografis
Inggris Saat Ini Menghadapi...
Inggris Saat Ini Menghadapi Ancaman 800 Rudal Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved