Cermati, Menghitung Biaya Perbaikan Mobil yang Terendam Banjir
Senin, 22 Februari 2021 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
Biaya yang harus dikeluarkan sangat bervariatif tergantung kondisi mesin yang terendam banjir. Jadi tidak heran jika banyak bengkel tidak memberikan paket konkrit untuk perbaikan mesin mobil yang terendam banjir. Pasalnya a mobil yang sehabis terkena banjir harus diperiksa secara detail dan mendalam. Karena semua komponen terendam, sehingga harus diperiksa semua bagian.
Baca juga : Kabar Gembira, April Prestige Bawa Tesla Model Y ke Indonesia
Mobil yang terkena banjir sebisa mungkin harus mengganti komponen-komponen lama dengan yang baru. Salah satu komponen yang harus diganti adalah electronic control unit (ECU). ECU ini dipastikan harus diganti dengan yang baru, karena sudah terendam oleh air banjir. Jika dipaksakan, ECU yang pernah terendam tidak akan bekerja dengan maksimal.
Sebagai gambaran ECU yang dijual-belikan di ecommerce memang tergolong mahal. Ambil contoh ECU Toyota Innova Diesel genuine dijual di harga Rp7,25 juta sementara untuk ECU Toyota Corolla Altis genuine dijual di harga Rp5,5 juta.
Jadi, jika harus dihitung bisa jadi biaya perbaikan akan mencapai Rp10 jutaan lebih. Itu pun belum termasuk penggantian komponen lainnya jika memang harus ada yang diganti. Busi, delco, oli mesin, oli transmisi, oli gardan sebisa mungkin diganti baru. Karena ditakutkan bisa tercampur dengan air banjir yang dapat merusak.
Perlu dicatat lagi, biaya tersebut tentunya merupakan biaya estimasi yang harus dikeluarkan. Biaya real dari penanganan mobil pasca banjir tentunya menyesuaikan dengan mobil itu sendiri. Karena komponen setiap mobil memiliki harga yang berbeda-beda, dan ketersediaan komponennya pun berbeda-beda. Maka dari itu, lebih baik menanyakan dan konsultasikan terlebih dahulu ke bengkel terkait.
Baca juga : Kabar Gembira, April Prestige Bawa Tesla Model Y ke Indonesia
Mobil yang terkena banjir sebisa mungkin harus mengganti komponen-komponen lama dengan yang baru. Salah satu komponen yang harus diganti adalah electronic control unit (ECU). ECU ini dipastikan harus diganti dengan yang baru, karena sudah terendam oleh air banjir. Jika dipaksakan, ECU yang pernah terendam tidak akan bekerja dengan maksimal.
Sebagai gambaran ECU yang dijual-belikan di ecommerce memang tergolong mahal. Ambil contoh ECU Toyota Innova Diesel genuine dijual di harga Rp7,25 juta sementara untuk ECU Toyota Corolla Altis genuine dijual di harga Rp5,5 juta.
Jadi, jika harus dihitung bisa jadi biaya perbaikan akan mencapai Rp10 jutaan lebih. Itu pun belum termasuk penggantian komponen lainnya jika memang harus ada yang diganti. Busi, delco, oli mesin, oli transmisi, oli gardan sebisa mungkin diganti baru. Karena ditakutkan bisa tercampur dengan air banjir yang dapat merusak.
Perlu dicatat lagi, biaya tersebut tentunya merupakan biaya estimasi yang harus dikeluarkan. Biaya real dari penanganan mobil pasca banjir tentunya menyesuaikan dengan mobil itu sendiri. Karena komponen setiap mobil memiliki harga yang berbeda-beda, dan ketersediaan komponennya pun berbeda-beda. Maka dari itu, lebih baik menanyakan dan konsultasikan terlebih dahulu ke bengkel terkait.
(wsb)
Lihat Juga :