Gara-gara Diskon, Sales Mobil ini Berhasil Rugikan Fiat dan Chrysler Rp124,2 Miliar

Senin, 03 Mei 2021 - 19:01 WIB
loading...
Gara-gara Diskon, Sales Mobil ini Berhasil Rugikan Fiat dan Chrysler Rp124,2 Miliar
Apollo Nimo menjual data karyawan Fiat Chrysler di harga Rp8,5 juta. Foto/IST
DETROIT - Gara-gara diskon, seorang sales mobil asal Michigan, Amerika Serikat, Apollo Nimo berhasil membuat perusahaan otomotif besar Fiat Chrysler rugi USD8,7 juta atau setara Rp124,2 miliar. Disebutkan Detroit News, Nimo melakukan tindakan kriminal dengan memberikan diskon mobil yang tidak semestinya diterima oleh konsumen.

Pasalnya, diskon yang dia berikan merupakan diskon yang harusnya diterima oleh karyawan Fiat Chrysler. Baik yang masih aktif bekerja maupun sudah pensiun. Alih-alih, Nimo justru memanfaatkan hak istimewa itu dengan menjualnya ke konsumen umum.

Baca juga : Drake dan Chrome Hearts Buat Satu-satunya Rolls-Royce Paling Gothik di Dunia

Tindakan kriminal itu bermula ketika Nimo menyadari banyak karyawan Fiat Chrysler baik yang masih aktif dan pensiun tidak memanfaatkan diskon itu. Dia pun berusaha menerobos sistem keamanan yang ada di Fiat Chrysler guna mengakses seluruh nomor karyawan Fiat Chrysler.

Gara-gara Diskon, Sales Mobil ini Berhasil Rugikan Fiat dan Chrysler Rp124,2 Miliar




Hebatnya Nimo justru berhasil mengakses seluruh data karyawan tersebut. Dia pun langsung menjalankan rencana jahatnya tersebut dengan memberikan seluruh data yang diperlukan untuk mendapatkan diskon. Nimo menjual satu data karyawan yang dia miliki di harga USD600 atau setara Rp8,5 juta.

Selain itu dia mensyaratkan konsumen yang ingin menggunakan data yang dia miliki harus melakukan pembelian mobil melalui dirinya. Sementara besaran diskon yang diberikan menurut Carbuzz mencapai sekitar USD2.600 atau setara Rp37,1 juta.

Baca juga : General Motors dan VW Masuk Daftar 100 Perusahaan Berpengaruh Majalah Times

Total sebanyak 268 data telah dijual oleh Nimo. Akal bulusnya baru ketahuan ketika salah seorang karyawan pensiunan Fiat Chrysler justru ingin menggunakan diskon spesial itu. Pemberian diskon gagal karena ternyata data yang dia miliki telah digunakan sepihak oleh Nimo.

Dari situlah penyidikan terhadap Nimo dimulai. Aksi Nimo juga mudah terpantau karena sepanjang tahun 2020 dia justru lebih banyak menjual mobil dengan diskon spesial itu. Kini Nimo harus mempertanggungjawabkan perbuatan kriminalnya itu yang berhasil merugikan Fiat Chrysler miliaran rupiah.
(wsb)
preload video
Komentar Anda
OTO UPDATE