Ciri Kampas Ganda Motor Matik Bermasalah dan Minta Diganti

Senin, 07 Februari 2022 - 15:05 WIB
loading...
Ciri Kampas Ganda Motor Matik Bermasalah dan Minta Diganti
Kampas ganda motor merupakan satu komponen penting pada sepeda motor matik. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Kampas ganda motor merupakan satu komponen penting pada sepeda motor matik. Apabila kampas ganda habis, pengendara akan merasakan motor bergetar dan mengeluarkan suara aneh di Continuosly Variable Transmission (CVT).

Dilansir dari berbagai sumber, kampas ganda berfungsi untuk menyalurkan, sekaligus memutuskan tenaga putaran mesin dari CVT depan ke belakang.

Ketika gas motor matik ditarik, akan terjadi penambahan RPM atau gaya sentrifugal pada kampas yang semakin bergerak ke arah rumah kopling semakin besar dan menekan atau terhubung dengan rumah kopling.

BACA: Badai Matahari Terjang Bumi, Frekuensi Radio di Rusia Lumpuh

Sebaliknya, ketika sebelum digas, kampas ganda dengan mangkok kopling akan renggang dan tidak terhubung ke sistem transmisi CVT, sehingga roda tidak akan berputar.

Dengan cara kerja yang seperti itu, kampas ganda dan mangkok kopling yang terdapat di area CVT tentunya akan mengaalami kehabisan atau aus.

Biasanya kampas kopling ganda motor matik yang mulai menipis mengalami gejala getar ketika dipakai berkendara. Karena kampas tidak bisa menempel sempurna ke mangkok kopling, juga akan muncul gejala gredek. Tidak hanya itu, di beberapa kasus juga ada mengalami perubahan suara di CVT.

BACA JUGA: Inilah 5 Skin Senjata Legendarai dan Terbaik di Free Fire

Gejala yang berikutnya adalah akselerasi awal terasa lebih berat dibanding sebelumnya. Ketika motor melaju, tidak ada penambahan kecepatan dan hanya suara mesin saja yang meraung. Hal ini tentunya berbahaya ketika hendak menyalip atau melintasi jalan menanjak.

Kampas ganda motor matik sendiri usia pakainya bervariasi di antara 20-30 ribu kilometer tergantung dari cara pemakaiannya. Bagi Anda yang sering lupa, bisa mengetahui gejala-gejala kampas ganda mulai mengalami kehausan dan harus diganti.
(ysw)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.0939 seconds (10.177#12.26)